

Sekda Kota Jayapura, Frans Pekey dan ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo meninjau SMA 4 yang dipalang pihak pemilik ulayat, Senin (24/6) kemarin. Pemalangan ini akan diselesaikan Selasa (25/4) hari ini setelah dilakukan prosesi adat. (foto:Mboik Cepos)
JAYAPURA– Peristiwa dipalangnya SMA Negeri 4 Jayapura oleh masyarakat adat karena beberapa anak dari pemilik ulayat ini tidak diakomodir dalam penerimaan peserta didik baru di SMA Negeri 4.
Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Frans Pekey mengakui persoalan peserta didik baru di SMA Negeri 4 ini hampir setiap tahun terjadi. Namun terkait dengan tidak terakomodirnya anak-anak dari pemilik ulayat ini menjadi catatan dan berjanji kesalahan yang sama tidak akan terulang lagi ke depan. Karena itu dia meminta agar Dinas Pendidikan dan juga pihak sekolah supaya Ke depannya harus memprioritaskan anak-anak pemilik ulayat.
“Akan dibuat dalam kesepakatan, memberikan afirmasi prioritas kepada semua, berlaku kepada semua di wilayah adat yang lain di kota Jayapura. Sehingga semua berlaku dan prioritas untuk anak-anak pemilik ulayat sehingga ada keadilan,”kata Frans Pekey.
Dia juga memerintahkan Dinas Pendidikan Kota Jayapura dan pihak sekolah supaya memastikan anak-anak port numbai diwilayah itu diterima di sekolah itu, termasuk berdasarkan zonasi sekolah.
“Jadi ini perlu dilakukan perbaikan dan mengolah datanya dulu, setelah itu dilihat lalu ada ruang dan dikasih prioritas terutama anak-anak, supaya ada kepastian bagi orang tua,” ujarnya.
Page: 1 2
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Langkah ini diambil seminggu pasca-insiden penembakan yang menimpa tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Anggota Komisi XIII DPR RI Yan P Mandenas, S.Sos, M.Si menyatakan respon cepat yang diambil…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…