Categories: BERITA UTAMA

Dalam Sehari, Polisi Tangani Tiga Temuan Mayat

Salah Satu Korban Wanita Diduga Bunuh Diri

SENTANI – Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Jayapura menerima dua laporan penemuan mayat dalam satu hari yang sama, Senin (23/2). Yang pertama di wilayah Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura. Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali menjelaskan bahwa pendataan sudah dilakukan langsung di tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP korban yang diduga meninggal dengan cara bunuh diri di Doyo Baru, Senin (23/2) lalu). (foto:Humas for Cepos)

“Benar, kami menerima dua laporan penemuan mayat di lokasi berbeda di wilayah Doyo Baru. Keduanya sudah dilakukan olah TKP oleh anggota kami,” ujarnya, Selasa (24/2).

Untuk kasus pertama, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan inisial M (48), karyawan swasta, lahir di Trenggalek dan berdomisili di Blok C Nomor 6 BTN Doyo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, korban diduga meninggal dunia karena bunuh diri. Dari lokasi kejadian, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Jenazah telah dievakuasi dan rencananya dimakamkan oleh pihak keluarga pada hari yang sama. “Dugaan sementara korban meninggal karena bunuh diri, dengan motif terlilit utang di koperasi sebesar Rp 30 juta, Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan saat olah TKP,” jelas Alamsyah.

Sementara itu, pada malam harinya sekitar pukul 22.30 WIT, polisi kembali menerima laporan penemuan mayat kedua. Korban berjenis kelamin laki-laki dengan inisial H (45).

Alamat terakhir korban tercatat di Tanah Hitam, Abepura, Kota Jayapura, namun ditemukan meninggal dunia di BTN Doyo Grand Jalur 5A. Dari keterangan saksi, korban sebelumnya sempat mengeluh sakit. Pada Jumat dan Sabtu, korban dilaporkan mengalami penurunan kondisi kesehatan dan sempat meminta tolong kepada saksi untuk membelikan obat jenis Bodrex dan Paracetamol pada Sabtu, 21 Februari.

“Hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit, kemungkinan gagal jantung,” ungkapnya.

Polres Jayapura memastikan kedua kasus tersebut masih dalam pendalaman lebih lanjut, namun dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan indikasi tindak pidana pada kedua peristiwa tersebut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

13 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

13 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

14 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

14 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

15 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

15 hours ago