Categories: BERITA UTAMA

Kemiskinan dan Pendidikan Rendah Picu Tingginya Kasus Kekerasan Perempuan-Anak

JAYAPURA-Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Papua, Josefient Braundame, mengungkapkan bahwa hingga kini berbagai persoalan sosial yang menimpa perempuan dan anak di Papua masih tergolong tinggi.

Persoalan itu meliputi anak dan perempuan dengan HIV/AIDS, tuberkulosis (TB), anak jalanan, perempuan dan anak dalam jaringan prostitusi, keterlibatan anak dalam penyalahgunaan narkotika, serta tingginya angka kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Tak hanya itu, masalah anak yang belum memiliki hak identitas seperti akta kelahiran juga masih menjadi persoalan serius.

“Berdasarkan data kami, masih ada empat kabupaten di Papua yang jumlah anak pemilik akta kelahiran di bawah 50 persen. Artinya, masih banyak anak belum memiliki hak identitas secara sah,” ungkap Josefient saat menerima kunjungan kerja Komisi V DPR Papua, Kamis (23/10).

Menurutnya, sebagian besar persoalan tersebut bersumber dari kemiskinan dan rendahnya pendidikan. Kondisi ekonomi yang sulit kerap membuat anak-anak mudah terjerumus dalam dunia gelap, termasuk prostitusi online dan penggunaan narkoba.

“Banyak anak yang akhirnya hidup di jalanan karena faktor ekonomi. Mereka berpikir cara cepat mendapatkan uang adalah melalui hal-hal yang justru merusak masa depan,” jelasnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Perkebunan Sawit Akan Terus Dikembangkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bakal menindaklanjuti masalah rencana pengembangan lahan perkebunan Perusahaan Perkebunan Kelapa…

8 hours ago

Tak Lagi Sibuk Kejar Target Retribusi, Hanya Atur Angkot Supaya Tertib dan Rapi

Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…

11 hours ago

Polsek Kuala Kencana Ringkus Pelaku Penganiayaan di Jalan Mayon

Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko…

13 hours ago

Soal Rusunawa Waena, Tunggu Koordinasi dengan Rektor

Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…

14 hours ago

Pelayanan Pendidikan dan Bansos Harus Tepat Sasaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…

15 hours ago

73.928 Batang Rokok dan 97,92 liter Miras Ilegal Dimusnahkan

Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…

16 hours ago