Categories: BERITA UTAMA

Enam Bulan, 34 Korban Tewas Diserang KKB

Menurut Kombes Cahyo, tingginya intensitas gangguan keamanan di Yahukimo menjadi perhatian serius bagi Polda Papua. Karena itu, pelaksanaan Anev ini merupakan langkah strategis dan konstruktif untuk memetakan situasi sekaligus merumuskan kebijakan pengamanan yang lebih efektif.

“Anev ini menjadi bentuk tanggung jawab Polda Papua dalam merespons dinamika keamanan yang terjadi di Yahukimo. Kami ingin memastikan setiap tindakan penegakan hukum berjalan tepat sasaran dan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat,” jelasnya.

Cahyo juga menjelaskan, Kabupaten Yahukimo memiliki kondisi geografis yang sangat kompleks. Dengan luas wilayah mencapai 17.152 kilometer persegi, daerah ini terbagi atas 51 distrik, 517 desa, dan satu kampung, serta dihuni oleh sekitar 455 ribu jiwa penduduk.

“Dari seluruh wilayah tersebut, hanya dua distrik, yakni Dekai dan Kurima, yang bisa dijangkau melalui jalur darat. Sementara selebihnya hanya dapat ditempuh menggunakan transportasi udara. Saat ini wilayah tersebut hanya dilayani oleh satu Polres dan dua Polsek,” terang Cahyo.

Kondisi geografis yang sulit dijangkau ini, kata dia, menjadi salah satu kendala utama dalam mobilisasi personel, pengawasan, maupun distribusi logistik aparat keamanan. Hal tersebut juga turut mempengaruhi pola kejahatan dan respons penanganan di lapangan.

Melalui hasil Anev ini, Polda Papua berharap dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai anatomi kejahatan (anatomy of crime) dan modus operandi para pelaku gangguan kamtibmas di Yahukimo.

“Dengan hasil evaluasi ini, diharapkan Polres Yahukimo dan Polda Papua dapat menentukan cara bertindak yang komprehensif dalam menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pengayoman yang maksimal kepada masyarakat,” pungkasnya. (rel/ade)

Data dan Fakta

Waktu : Enam Bulan
Jumlah Korban: 34 Orang
Penegakan Hukum : 10 Tersangka
Status : 2 Aparat Kemanan dan 32 Warga Sipil

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran HujanKetemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…

13 hours ago

Komoditas Kayu Masih Jadi Andalan Ekspor Papua

BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…

14 hours ago

Abisai Rollo: Hutan Bakau Tetap Harus Dilestarikan!

Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…

15 hours ago

Awasi Ketat UAS SD, Demi Objektifitas dan Integritas Ujian

Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…

16 hours ago

Kelulusan Siswa SMAN 1, Jaga Nama Baik Sekolah

Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…

16 hours ago

Kibarkan Bintang Kejora Saat Kelulusan, Kobakma Ricuh

Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…

17 hours ago