

Sidang Komtek Sertifikasi dan Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan, oleh OKKPD Papua, di Kota Jayapura, Kamis (23/10). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA– Tiga pelaku usaha di Provinsi Papua mengikuti sidang Komisi Teknis (Komtek) Sertifikasi dan Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan, oleh Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) Papua, di Kota Jayapura, Kamis (23/10).
Adapun tiga pelaku usaha tersebut berasal dari Kabupaten Waropen, Kota Jayapura, dan Kabupaten Sarmi. Sidang ini membahas 17 komoditas, terdiri atas 16 jenis sayuran dan satu jenis beras.
Sidang tersebut untuk memberikan rekomendasi penerbitan sertifikat prima 3, sebagai jaminan mutu dan keamanan pangan bagi pelaku usaha. Plt. Kepala OKKPD Papua, Rening mengatakan bahwa, sertifikat ini menjadi dasar penerbitan izin edar produk pangan segar di wilayah Papua.
“Tujuan sidang memberikan rekomendasi agar produk pangan segar yang dihasilkan pelaku usaha dinyatakan aman dikonsumsi. Kami ingin masyarakat mendapat kepastian bahwa pangan yang beredar sudah terjamin keamanannya,” katanya, kepada wartawan.
Sementara Ketua Sidang Komtek, Martina Sri Lestari mengatakan, Sidang Komtek menghasilkan sejumlah catatan perbaikan untuk para petani yang rekomendasinya menjadi pedoman bagi penyuluh pertanian daerah dalam mendampingi petani menggunakan bahan kimia secara tepat dan aman.
Ia menegaskan bahwa penyuluh wajib mendampingi petani agar memahami dosis dan cara penggunaan pestisida yang benar. “Ini tanggung jawab bersama agar pangan yang dikonsumsi masyarakat benar-benar aman,” ujarnya.
Page: 1 2
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kabupaten Jayawijaya Engelbert Sorabut, S.Sos mengakui jika Pada H-2…
Penunjukan Asisten yang membidangi perekonomian dan pembangunan ini dilakukan oleh Bupati Markus Mansnembra setelah pejabat…
Dokter Tim Persipura, Benny Surapatty, menjelaskan bahwa MCU ini wajib dilakukan untuk memastikan kondisi fisik…
Lomba gerak jalan menyambut semarah Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten…
Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Kegiatan Advokasi dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut…