

Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom (Foto Humas Polda)
Ketua KPU Tak Tahu Ada Massa Datangi Kantornya
JAYAPURA – Guna mengantisipasi perkembangan situasi saat proses demokrasi Pilkada 2024, sebanyak 4000 personel Polda Papua disiapkan untuk melakukan pengamanan. Ini disampaikan Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ignatius Benny Ady Prabowo menanggapi adanya kelompok massa yang masuk pada malam penetapan Minggu (22/9) malam.
Benny menyampaikan semua masih terkontrol dan kembali kondusif. Selain itu tidak ada upaya penambahan personel.
“Untuk personel pengamanan di kantor KPU Papua tidak ada penambahan,” ujar Kombes Benny saat dihubungi Cenderawasih Pos, Senin (23/9). Diketahui Polda Papua telah mengerahkan sekitar 4000 personel Polri untuk pengamanan Pilkada 2024.
Jumlah tersebut kata Kombes Benny sesuai dengan Surat Perintah Kapolda Papua. “4000 Personel itu telah kita dibagi dan diberangkatkan ke dalam empat wilayah tugas masing-masing yaitu Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan,” jelas Kombes Benny.
Adapun tujuan diberangkatkan 4000 personil tersebut dalam rangka persiapan menghadapi penetapan pasangan calon (Paslon) Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati. Kata Kombes Benny saat ini Polda Papua telah melakukan perkiraan situasi dengan melakukan deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan.
“Kami juga telah memberikan pembekalan kepada seluruh personel untuk memastikan kesiapan mereka menghadapi situasi di lapangan, termasuk dalam menghadapi terjadinya gangguan keamanan,” bebernya.
Ia menyatakan hingga moment penetapan dan pencabutan nomor urut situasi di seluruh wilayah hukum Polda Papua masih kondusif dan tidak ada gangguan berarti.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…