Sementara itu ketua KPU Papua, Steve Dumbon mengaku tidak tahu pasti maksud dan tujuannya dari tuntutan massa yang mendatangi kantornya ketika itu.
“Saya tidak tahu pasti maksud dan tujuan dari kedatangan mereka kesini, saya tidak juga tidak melihat mereka, mungkin karena kami di dalam ruangan sehingga kita tidak tahu kondisi di luar kantor,” ucap Steve Dumbon.
Ketua KPU itu menyampaikan bahwa, semua orang bebas untuk menyampaikan aspirasi didepan umum, tidak ada yang melarang. Tetapi dengan catatan, jangan membuat gerakan tambahan dan menganggu ketertiban umum.
“Silahkan saja dan kami terbuka menerima masukan selama dilakukan sesuai aturan,” tutup Steve. (kar/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…