Categories: BERITA UTAMA

TPU Buper Waena Dipalang  6 Jenasah Tidak Bisa Dikubur.

H. Manang: Lahan TPU Buper Waena Sudah Lunas

JAYAPURA-Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Bumi Perkemahan (Buper) Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura dipalang Sarah Rode M. Kaigere. Sarah menyatakan alasannya menutup TPU tersebut karena pemerintah belum menyelesaikan haknya sebagai pemilik atas lahan TPU tersebut.

“Pemalangan ini dilakukan sejak Sabtu (21/12/2024) sekira pukul 14.00,” ungkap Tresia Kaigere, selaku petugas kebersihan di TPU Muslim kepada media ini Minggu (22/12/).

Tresia menjelaskan pemalangan itu berawal sekira pukul 14.00 WIT puluhan orang datang dengan menggunakan mobil blakos putih. Setiba di TKP rombongan ini langsung membentangkan sebuah sepanduk berukuran sedang. Tidak lama berselang datang satu unit truk berwana biru datang bawa timbunan kemudian dibuang tepat di pintu masuk TPU Muslim dan TPU Kristen.

“Sebanyak 6 ret tanah yang ditimbun dipintu masuk ini sehingga motor maupun mobil tidak bisa masuk ke lokasi,” jelas Tresia.

Atas kejadian ini, peziarahpun tidak bisa masuk ke lokasi, bahkan ada beberapa jenazah yang hendak di kubur terpaksa ditolak petugas, lantaran tidak bisa masuk ke lokasi pemakaman.

“Sejak Sabtu sampai hari ini (Minggu red) sudah ada 6 jenazah yang kita tolak, karena mobil tidak bisa masuk sampai ke lokasi,” jelas Tresia.

Minggu pagi, sekira pukul 10.00 WIT, pemilik lahan bernama Jonatan Kaigere datang membongkar timbunan selebar kendaraan roda dua. Sehingga perlahan peziarah masuk ke lokasi menggunakan roda dua. Namun sore sekira pukul 16.00 pemerintah Kota Jayapura dengan pemilik sertifikat H. Manang datang ke lokasi membongkar timbunan tersebut seukuran kendaraan roda empat.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

5 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago