Categories: BERITA UTAMA

Amnesti Sebatas Pencitraan ?

JAYAPURA – Di tengah wacana pemberian amnesti atau penghapusan hukuman kepada narapidana kepada pengguna narkotika hingga kasus tahanan politik (tapol). Perkumpulan Advokat/Pengacara HAM (PAHAM) Papua mencatat, ada 75 tahanan makar dan non-makar yang merupakan bagian dari tapol tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

Ketua PAHAM Papua, Gustav Kawer mengatakan data tersebut berasal dari NGO melalui Papuans Behind Bars. Yang mana terdapat 24 Tapol Papua yang dijerat dengan pasal makar 106 dan 110 KUHP yang tersebar di Lembaga Pemasyarakan Makassar dan LP Sorong.

Sedangkan tahanan non- makar terdapat 51 tapol, tersebar di Lapas Makassar, Sorong, Nabire, Jayapura, Wamena dan Merauke. Mereka dijerat dengan pasal pembunuhan, pengeroyokan, pembakaran dan pasal-pasal pidana lainnya.

“Koalisi NGO telah mendefenisikan yang termasuk tapol adalah mereka yang ditangkap dan dipidana karena motif politik yang berbeda dengan ideologi NKRI,” ucap Gustav saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Sabtu (22/12). Gustav menerangkan, alasan pihaknya mengkategorikan 75 orang ini sebagai tapol lantaran mereka ditahan berkaitan dengan ideologi yang berbeda dengan NKRI, yang berdampak hingga mereka ditahan.

Ada yang dituduh berkolaborasi dengan kelompok bersenjata, dituduh melakukan pembunuhan, kepemilikan senjata api atau amunisi, dituduh menyerang petugas yang sedang bertugas, afiliasi dengan kelompok kemerdekaan, partisipasi dalam demonstrasi dengan pengibaran bendera dan lainnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

3 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

4 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

5 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

6 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

7 hours ago