

Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjend TNI Izak Pangemanan dan Kapolda Papua, Irjend Pol Mathius Fakhiri
JAYAPURA – Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan menegaskan bahwa tak benar jika dari aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beberapa kali memposting penembakan terhadap pesawat itu betul – betul mengenai badan pesawat.
Kata Pangdam, hal tersebut omong kosong sebab jika dilihat dari kemampuan senjata yang dimiliki maka tidak memungkinkan mengenai sasaran dengan jarak 2 Km.
“Sampai saat ini pengamanan terhadap bandara-bandara masih dilakukan. Memang kemarin ada gangguan di Bandara Beoga tapi itu jauh sekali. Mereka menembak dengan jarak sekitar 2 Km dan senjata yang digunakan jarak akurasinya hanya sekitar 200 meter jadi omong kosong kalau mereka menembak pesawat dari jarak 2 Km,” beber Pangdam, Izak didampingi Kapolda Papua, Irjend Pol Mathius Fakhiri, di Makodam Cenderawasih, Minggu (24/9/2023).
Dikatakan, yang dilakukan KKB tersebut hanya bentuk propaganda untuk menakut-nakuti kemudian maskapai ketakutan untuk terbang.
“Saya pikir semua bandara masih aman dan ada anggota yang ditempatkan disitu jadi tidak mungkin. Selain itu Bandara Oksibil maupun Beoga masih melayani sampai sekarang, semua bandara masih melayani dan belum ada permintaan dukungan pesawat dari TNI untuk menggeser sembako,” tutup Pangdam. (ade/wen)
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…