Categories: BERITA UTAMA

Jangan Ditawar, Cycloop Harus Steril dari Tambang

JAYAPURA – Belakangan, Isu penambangan nikel di kawasan Cycloop kini menarik perhatian masyarakat. Tak sedikit yang menilai apabila penambangan nikel dilakukan di kawasan tersebut, maka ruang hidup masyarakat akan terancam dan kelestarian alam semakin hancur.

Karena itu masyarakatnya dengan tegas menolak keberadaan tambang tersebut di lakukan di kawasan Cycloop. Aksi demonstrasi pun telah dilakukan masyarakat setempat dan mahasiswa Kantor Bupati Jayapura. Dengan tujuan Pemerintah Kabupaten Jayapura memiliki sikap yang sama dengan masyarakat adat, menolak rencana penambangan nikel di kawasan Cycloop.

Menanggapi itu, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua, Jhoni Santoso Silaban mengatakan belajar dari pengalaman sebelumnya di provinsi lain, akibat adanya pertambangan yang sama, lingkungan dan masyarakat sekitar dapat merasakan dampaknya yang sangat buruk.

Sejauh ini kata Jhoni, BBKSDA Papua belum menemukan pertambangan di sekitar wilayah gunung Cycloop. Hal tersebut ia sampaikan berdasarkan data yang ia terima dari anggonya di BBKSDA Papua.

“Saya memahami sekali kekhawatiran masyarakat. Kami tentunya mengapresiasi itu. Karena apa? Karena belajar dari tempat lain. Terkadang kita ingin mendapatkan lebih dari suatu pembangunan. Sehingga kita lupa proses terjadinya rehabilitasi bencana dan reklamasi bencana akan lebih besar biayanya dari dampak pembangunan yang ada,” kata Jhoni di Kotaraja, Selasa (22/7).

Karena itu BBKSDA Papua terus mendorong serta memberikan apresiasi terhadap langkah masyarakat adat, pemuda, aktivitas lingkungan, dan komunitas masyarakat adat dalam menolak pertambangan Nikel di gunung Cycloop. Serta mempertahankan Cagar Alam dan hutan lindung gunung Cycloop tetap lestari.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

12 hours ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

13 hours ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

14 hours ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

1 day ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

1 day ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

2 days ago