Categories: BERITA UTAMA

DPO KKB Kembali Masuk Lapas, Pengamanan Diperketat

JAYAPURA-Anggota KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) Osimin Wenda alias Usimin Telenggen yang ditangkap Satgas Gakkum Ops Nemangkawi di Kampung Wandigobak, Kabupaten Puncak Jaya, Kamis (22/7), akhirnya dikembalikan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Abepura untuk menjalani masa pidananya. 

Osimin diketahui divonis seumur hidup pada tahun 2014. Namun baru menjalani masa pidana sekira 4 tahun Osimin kabur dari Lapas Abepura, tahun 2018.

Direktur Reskrimum Polda Papua, Kombes Pol. Faisal Ramadhani menyampaikan bahwa Osimin Wenda sebelumnya diterbangkan dengan helikopter dari Puncak Jaya dan sudah tiba di Jayapura untuk selanjutnya diserahkan ke Lapas Abepura.

“Untuk kasus lainnya pelan-pelan kita akan proses, yang terpenting kita sudah serahkan yang bersangkutan di Lapas Abepura,” ungkap Faisal kepada Cenderawasih Pos, Jumat (23/7).

Secara terpisah, Kalapas Abepura, Andi Mohammad Syarif menyampaikan, Osimin Wenda telah berada di Lapas Abepura.

“Yang bersangkutan sudah ada di Lapas Abepura, sementara kita pisahkan dengan narapidana yang lain,” kata Kalapas saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya.

Lanjutnya, pemisahan Osimin dengan narapidana lain lantaran dia merupakan tahanan kabur dan  tidak mungkin langsung disatukan dengan tahanan lainnya.

“Ruangan Osimin tersendiri. Kami pisahkan dengan narapidana lain dan pengamanan lebih ditingkatkan agar dia tidak kabur kembali,” tuturnya.

Terkait masa tahanan yang bersangkutan, menurutnya terhitung sejak Osimin kabur tahun 2018, masa tahanannya tidak dihitung dalam masa menjalani pidana. Yang bersangkutan harus menjalani pidana yang ada.

“Pengamanan di Lapas kita lakukan langkah sendiri tapi koordinasi degan pihak terkait dalam hal ini Polda Papua,” ucapnya.

Sekedar diketahui Osimin pernah terlibat dalam penyerangan Polsek Pirime pada bulan November Tahun 2012. Ia juga terlibat dalam penembakan atau penyanggongan mantan Kapolda Papua yang saat itu dijabat Oleh Mendagri Tito Karnavian tahun 2012.

Osimin juga terlibat dalam penembakan tukang ojek bernama Yanmar di Kampung Popome, Kabupaten Puncak Jaya pada tahun 2018. Terlibat dalam kontak tembak dengan personil Ops Nemangkawi di Kampung Popome tahun 2018. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

16 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

17 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

18 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

19 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

20 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

21 hours ago