Categories: BERITA UTAMA

Sepakat Tak Saling Serang, Polres Jayawijaya Tarik Anggotanya

WAMENA-Polres Jayawijaya memastikan telah menarik personel pengamanan dari lokasi bentrok dua kelompok masyarakat di Kelurahan Sinakma Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, lantaran kedua belah pihak sepakat untuk menghentikan aksi saling serang.

Kedua kubu juga sepakat untuk menyelesaikan persoalan mereka di Mapolres Jayawijaya usai pemakaman kepala kampung Aniati. Kabupaten Lanny Jaya.

Kapolres Jayawijaya, AKBP. Muh Safei AB, SE, mengatakan pasca terjadinya bentrok, pihaknya sudah berupaya untuk mengamankan situasi dan mencoba memfasilitasi untuk penyelesaian masalah.

“Setelah dilakukan mediasi kemarin, kedua belah pihak sepakat untuk menghentikan saling serang yang dilakukan kemarin. Sebab mereka yang bentrok ini masih ada hubungan kekeluargaan,” jelas Kapolres Muh. Safei kepada Cenderawasih Pos, Senin (23/5).

Menurutnya, kemarin dari pihak keluarga yang berduka telah melakukan pemakaman terhadap jenazah kepala Kampung Aniati yang meninggal dunia karena serangan jantung. Pemakanan tersebut berjalan aman dan lancar dibawah pengamanan aparat kepolisian.

Dengan adanya kesepakatan kedua kubu yang terlibat bentrok untuk tidak saling serang, Kapolres mengaku sudah menarik anggotanya dari lokasi bentrok.

“Situasi sudah berjalan dengan aman, dan kami sudah menarik anggota Polres Jayawijaya yang sebelumnya ditempatkan untuk pengamanan di sana. Sebab kedua belah pihak sudah sepakat untuk menyelesaikan masalah ini dengan cara diskusi bersama,” tuturnya.

Dikatakan, kedua pihak akan datang ke Mapolres Jayawijaya untuk dilakukan mediasi. Kapolres Muh. Safei mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu informasi apakah proses penyelesaian masalah ini dilakukan di Polres Jayawijaya atau di lapangan Honai Lama.

“Kita sudah tidak menempatkan anggota di satu tempat lagi. Namun untuk pengamanan, kami masih melakukan patroli rutin ke sana. Hal ini untuk memastikan tak ada saling serang dan menunggu kedua belah pihak sepakat untuk tempat penyelesaian masalah tersebut,” tambahnya.

Kapolres Safei juga memastikan sudah ada utusan dari dua kelompok yang terlibat bentrok kemarin, ke Mapolres Jayawijaya, guna dilakukan koordinasi untuk tempat penyelesaian masalah itu. Namun dirinya sudah menyampaikan kepada kedua kubu, untuk upaya penyelesaiaan dilakukan di Mapolres Jayawijaya

“Kami mengharapkan penyelesaian masalah ini dilakukan di halaman Polres Jayawijaya sebagai tempat yang netral, dan kedua kelompok tidak saling takut untuk datang dimediasi untuk menyelesaikan masalah ini,” bebernya.

Ia menambahkan, kini Kepolisian menunggu pertimbangan dari dua kelompok untuk menentukan lokasinya. Namun di manapun lokasi yang nantinya dipilih dan masih dalam wilayah Polres Jayawijaya maka tetap akan dimediasi oleh Polres Jayawijaya.

“Untuk penyelesaiannya, kami yang akan mediasi sehingga kita akan mempertemukan kedua belah pihak untuk saling berkoordinasi dan melahirkan kesepakatan agar tidak lagi melakukan aksi saling serang,” tutupnya. (jo/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KRIMINAL

Recent Posts

Penyelundupan Vanili dan Pakaian Bekas Senilai Rp1,5 Miliar Digagalkan

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…

4 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

5 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

6 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

7 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

8 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

9 hours ago