

Ilustrasi penganiyaan
Dari Tewasnya Seorang Pedagang di Mappi
MERAUKE– Kepolisian Resor Mappi telah menurunkan Tim Elang Rawa untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan terhadap seorang pedagang di Mappi pada Rabu (21/1) sekira pukul 07.30 WIT. Kapolres Mappi, Kompol Suparmin, mengungkapkan berdasarkan rekaman kamera CCTV dan pemeriksaan saksi-saksi yang dilakukan, pihaknya telah berhasil mengindentifikasi pelaku pembunuhan terhadap korban Mus Hakim (42).
‘’Pelakunya 2 orang. Satu membawa parang dan satu pelaku lainnya membawa pisau. Luka besar pada tubuh korban kemungkinan itu parang dan luka tusuk kecil-kecil itu kemungkin pisau yang dilayangkan kedua pelaku. Kita sudah turunkan Tim untuk melakukan pengejaran di lapangan. Mudah-mudahan secepatnya bisa segera ditangkap. Kalau tidak kemungkinan ada korban berikutnya,’’ kata Kapolres Suparmin, Kamis (22/1).
Mantan Komandan Batalyon D Pelopor Brimob Merauke ini, mengungkapkan bahwa saat kedua pelaku tersebut masuk ke dalam kios, korban melawan kedua pelaku tersebut. Sebab, jika tidak kemungkinan korban lebih banyak lagi. Pasalnya, saat kedua pelaku masuk ke dalam kios, istri dan anak korban yang ada di kios berteriak ketakutan. Karena kedua pelaku membawa parang dan pisau.
‘’Korban yang berada di ruang tamu yang kemungkinan masih santai karena tidak mengunakan pakaian, kemudian keluar rumah dan memancing kedua pelaku itu. Hanya saja, kekuatan tidak seimbang karena korban tidak memegang apa-apa. Kemungkinan, korban keluar rumah itu untuk menghindari anak dan istrinya jadi korban,’’ katanya.
Soal motif pembunuhan tersebut, Kapolres mengaku belum mengetahui secara pasti, apakah niatnya mau mencuri atau bagaimana. ‘’Masih dalam penyelidikan,’’ terangnya. Disinggung soal salah satu dari pelaku tersebut diduga pernah melakukan kasus pembunuhan hanya saja belum tertangkap selama ini, Kapolres mengakui adanya informasi tersebut.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…