

WAMENA-Warga Kabupaten Jayawijaya yang tinggal di Jalan Patimura atas, Potikelek dan Hom-hom masih sering dikagetkan dengan adanya aksi teror yang dilakukan orang tidak dikenal saat malam hari.
Pelaku teror dikabarkan melempari rumah warga menggunakan batu. Aksi teror ini membuat masyarakat yang masih dalam keadaan trauma kembali menjadi takut.
Aksi teror yang sering dilakukan ini telah terjadi dalam kurun waktu seminggu terakhir. Kondisi ini membuat warga masih sering melakukan penjagaan guna mengantisipasi masalah-masalah yang terjadi dari aksi teror ini. Diduga aksi teror ini segaja dilakukan secara berkelompok untuk membuat warga cemas.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Tonny Ananda Swadaya menegaskan jika laporan terhadap aksi teror ini memang benar adanya. Bahkan kepolisian juga tetap melakukan antisipasi terhadap aksi teror yang dilakukan kepada masyarakat.
“Kemarin begitu ada aksi terror, saya hanya 2 menit sudah berada di lokasi dan melakukan pengejaran. Memang ada sekelompok orang yang melakukan aksi teror dengan cara melempari rumah orang hingga membuat warga ketakutan,” ungkapnya Selasa (22/10) kemarin.
Dalam aksi teror ini, pelaku menurut Tonny Ananda berjumlah 5 sampai dengan 6 orang. Adapun daerah yang sering terjadi aksi teror yaitu Jalan Pattimura, Irian atas dan Hom-hom.
Untuk mengantisipasi aksi teror ini, Polres Jayawijaya menurunkan tim untuk melakukan patroli di sekitar lokasi.
“Kami melakukan pemantauan dan patroli di beberapa tempat, agar aksi teror ini tidak terus-terusan meresahkan warga. Karena diketahui bersama pasca kerusuhan kemarin banyak warga masih trauma. Kalau ada teror seperti ini nantinya akan membuat mereka panik,”katanya
Ia juga menegaskan tidak akan segan-segan untuk melakukan tindakan tegas terukur untuk menangkap mereka yang sering kali melakukan aksi teror tersebut. “Hingga tadi malam juga masih ada aksi teror di Jalan Pattimura atas. Ada juga warga yang diresahkan dengan teror pelemparan rumah dan kami masih melakukan penelusuran ke sana,” tegasnya.
Para pelaku teror menurut Kapolres Tonny Ananda diduga hanya mencari gara-gara dan melakukan teror kepada masyarakat lainnya. (jo/nat)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…