

Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan. (Ceposonline.com/Karel)
JAYAPURA-Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali menyebarkan informasi palsu yang bertujuan mengganggu stabilitas keamanan di Papua. Salah satu hoaks yang beredar menyebutkan bahwa tujuh prajurit TNI menjadi korban penembakan dalam operasi militer di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.
Namun, informasi tersebut dibantah secara tegas oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan resmi terkait adanya prajurit yang terluka atau tertembak dalam operasi tersebut.
“Informasi yang kami peroleh menyatakan bahwa seluruh pasukan di Sugapa dalam kondisi aman. Tidak ada prajurit yang terluka. Ini murni berita palsu yang sengaja disebarkan OPM untuk mendiskreditkan TNI dan menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat,” jelas Kolonel Candra, Rabu (21/5/2025).
Senada dengan itu, Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, juga menegaskan bahwa operasi militer yang dilakukan oleh Satgas Habema TNI di sejumlah wilayah seperti Kampung Titigi, Ndugusiga, Jaindapa, Sugapa Lama, dan Zanamba berlangsung secara profesional dan mengutamakan keselamatan warga sipil.
Page: 1 2
Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…
Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…
Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…
Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…
Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…
Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…