

Warga di Kampung Wundu saat menyaksikan korban dan motornya yang tergeletak usai ditembak, Rabu (17/9) (foto:Humas ODC)
JAYAPURA-Seorang tukang ojek bernama Misto alias Pak De Kumis menjadi korban penembakan orang tak dikenal (OTK) di Kampung Wundu, Distrik Dokome, Kabupaten Puncak Jaya, Rabu (17/9). Merespon atas persitiwa tersebut Satgas Operasi Damai Cartenz langsung bergerak mengevakuasi korban ke RSUD Mulia.
Proses evakuasi dilakukan sejak pukul 07.30 WIT. Tim tiba di lokasi kejadian pukul 08.30 WIT dan berhasil membawa jenazah ke RSUD Mulia pada pukul 09.30 WIT,” jelas Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/9).
Lebih lanjut ia jelaskan dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka tembak di bagian leher belakang tembus ke rahang kanan.
Namun hasil rontgen memastikan tidak ada proyektil yang bersarang di tubuh korban. Barang bukti yang diamankan di tempat kejadian antara lain satu unit motor Jupiter MX King, satu unit ponsel merek Vivo, uang tunai Rp1,7 juta, pakaian, helm, tas kecil berisi keris, gelang tasbih, serta rompi ojek Mulia bernomor 217.
Setelah diperiksa, jenazah korban disalatkan di Masjid Al-Mujahidin Mulia pada pukul 10.50 WIT, kemudian diterbangkan menggunakan pesawat Alda Air menuju Sentani, sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya di Probolinggo, Jawa Timur, untuk dimakamkan.
Page: 1 2
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bakal menindaklanjuti masalah rencana pengembangan lahan perkebunan Perusahaan Perkebunan Kelapa…
Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…
Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko…
Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…
Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…