

Pelaku Pembunuhan Tapasya saat di hadirkan dalam konferensi pers di Mapolresta Jayapura Kota, Senin (20/5)
Pelaku Pembunuhan Tapasya di Dok IX Adalah Ayah Tirinya
JAYAPURA – Butuh waktu 43 hari atau 1 bulan lebih untuk mengungkap kasus pembunuhan seorang bocah bernama Nurmila Nainin atau yang akrab disapa Tapasya (9). Sebelumnya publik memberikan tekanan hebat agar kasus ini dan kasus Aulya di Koya bisa segera diungkap.
Publik menganggap dua kasus ini menonjol mengingat kedua korbannya adalah anak usia dini. Kedua korban diduga sama-sama mengalami kekerasan sebelum kemudian dibunuh. Tapasya sendiri dinyatakan hilang di sekitar rumahnya di Dok IX kemudian muncul kabar soal penemuan mayat anak-anak di Holtekam, Teluk Youtefa. Mirinya lagi saat ditemukan kondisi sejumlah bagian tubuh hilang.
Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, mengungkapkan bahwa pelaku pembunuhan adalah ayah tiri korban berinisial Mu (40). Aksi keji tersebut dilakukan di korban di kawasan Dox IX, Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Selatan, pada Senin, 7 April 2025. Kapolres menjelaskan bahwa pelaku membunuh dengan cara mencekik leher korban hingga mengeluarkan darah dari hidung.
Setelah dipastikan tak berdaya, pelaku kemudian memasukkan tubuh korban ke dalam sebuah baskom berwarna hitam, menutupnya dengan kain sarung hitam-putih, lalu membawanya menggunakan perahu ke perairan Jayapura.
Sesampainya di tengah laut, sekitar 4,1 mil ke arah timur dari Dok IX, pelaku mengikat kaki korban dengan tali nilon yang dihubungkan ke sebuah karung berisi batu sebagai pemberat, lalu membuang jasad korban ke laut.
Ironisnya, usai membuang jasad korban, Muslimin kembali ke rumah dan berpura-pura ikut mencari keberadaan anak tirinya yang saat itu dilaporkan hilang oleh warga. Satu minggu kemudian, jasad korban ditemukan oleh warga dalam kondisi mengenaskan di Perairan Holtekamp.
Page: 1 2
Banyaknya lahan yang sengaja dibakar oleh oknum warga di wilayah yang sulit di jangkau dengan…
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…
Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto menilai, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat membuat…
Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pitherzs melalui Kasi Humas Aipda Ikhsan mengatakan, berdasarkan keterangan…
Penarikan tenaga medis tersebut dipicu insiden kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata pada…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…