Categories: BERITA UTAMA

Ladang Ganja Siap Panen Dicabut Polisi

JAYAPURA-Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua bersama Polres Pegunungan Bintang berhasil menemukan titik ladang ganja di Kampung Eksibidin, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Ini diketahui pada Selasa (18/3) dan saat itu juga personel polisi mendatangi lokasi dan menandainya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian menjelaskan penemuan ini berdasarkan laporan masyarakat setempat yang kemudian ditindaklanjuti oleh Satreskrim Narkoba Polres Pegunungan Bintang.

“Dari laporan masyarakat, kami turun ke lokasi dan menemukan ladang 413 pohon ganja siap panen dengan ketinggian mencapai 4-5 meter,” ujar Kombes Alfian dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/3).

Diapun menjelaskan lokasi ladang ganja ini cukup jauh daei permukiman warga. Untuk mencapai lokasi ladang ganja, aparat kepolisian harus berjalan kaki selama satu jam dengan medan berbukit yang cukup berat.

“Ladang ganja ini tersebar di area perbukitan dan disamarkan di antara bebatuan serta pohon-pohon lain, sehingga sulit untuk diukur luasnya secara pasti,” jelasnya.

Kombes Alfian juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi warga setempat, ladang ganja tersebut sudah beberapa kali dipanen. Namun, hingga saat ini, pemilik ladang masih belum diketahui. “Kemungkinan saat kami turun ke lapangan, pemiliknya melihat dan kabur,” ujarnya.

Menurutnya, pemilik ladang ganja tersebut sengaja memilih lokasi yang sulit diakses untuk menghindari pantauan aparat. Ganja yang berasal dari Pegunungan Bintang ini biasanya dipasarkan ke Provinsi Papua Selatan, khususnya ke Merauke atau Boven Digoel.

“Jaraknya cukup dekat, jika menggunakan pesawat hanya membutuhkan waktu beberapa menit dari Oksibil,” jelasnya.

Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, merupakan satu-satunya kabupaten di wilayah pegunungan Papua yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini. Penemuan ladang ganja ini menjadi bukti bahwa peredaran narkotika masih menjadi tantangan serius di wilayah tersebut.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan dibalik ladang ganja ini serta mengidentifikasi pemilik dan pelaku yang terlibat,” tegasnya (rel/ade)

Juna Cepos

Recent Posts

Andika Wisnu Kerja Keras Demi Kejayaan Tim

Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…

24 minutes ago

Masyarakat Tak Perlu Panik

Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…

1 hour ago

Propam Polres Jayawijaya Laksanalan Gaktiplin Usai Apel Pagi

Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…

2 hours ago

Pelaku Penembakan Rafles Residence Mimika Ditetapkan Tersangka

Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…

3 hours ago

ASN Yalimo Diminta Kembali ke Daerah Ikuti Upacara HUT ke-81 RI

Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…

4 hours ago

Gaji P3K Daerah Akan Dibayarkan Pemerintah Pusat

- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…

5 hours ago