Categories: BERITA UTAMA

Entrop dan Pasar Youtefa Selalu Babak Belur Karena Banjir

Pasar Youtefa misalnya, seluruh lokasi pasar, terendam banjir. Bahkan pantuan lapangan hingga siang kemarin sisa lumpur masih menggenangi sejumlah titik di area Pasar.

Samsul, penjual sayur di Pasar Youtefa mengatakan pasca hujan lebat lokasi pasar langsung tergenang hingga betis orang dewasa.

Itu menurutnya terjadi karena luapan air dari Kali Sborhoinyi. Dimana mulai pukul 00.00 WIT luapan air dari Kali Sborhoinyi menggenangi seluruh area pasar.

Untungnya saja, sebelum bajir itu terjadi pedagang setempat telah mempacking barang jualannya masing masing.

“Saya sendiri tinggal di dekat pasar, jadi tadi malam datang cek, air sudah meluap dari kali Sborhoinyi,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos Rabu (20/3)kemarin

Menurut pria beruisa 53 tahun itu, banjir di Pasar Youtefa ini terjadi karena tidak adanya saluran pembuang atau got. Sehingga ketika air dari kali Sborhoinyi meluap, genangan air akan membias ke seluruh area pasar.

  Hal lain karena lokasi pasar tersebut berada pada dataran rendah dari permukiman warga sekitar, sehingga ketika terjadi hujan, genangan air yang ada di dalam area pasar tidak dapat mengalir ke kali Acay.  “Solusi terdekat harus tambah timbunan, karena posisi pasar sekarang sangat rendah,” tutur Samsul

“Kalau kali Acay, taludnya lumayan tinggi tapi Kali Sborhoinyi ini tidak ada sehingga ketika hujan airnya selalu meluap ke dalam Pasar,” jelasnya.

Sementara di Kampung Konya yang selama ini menjadi langganan banjir, terpantau aman. Dimana aliran air memang memenuhi drainase, namun tidak sampai melewati talud yang ada.

“Kami di sini aman, tapi takutnya kalau malam ini (Rabu red) hujan lagi, maka air akan naik ke permukiman Warga, ungkap Arau, warga setempat.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar KlubArthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

12 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

13 hours ago

Fenomena Blue Moon, Warga Pesisir Waspadai Pasang Air Laut

Fenomena astronomi langka Blue Moon atau Bulan Biru diprediksi akan kembali terjadi dalam waktu dekat.…

14 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

15 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

16 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

17 hours ago