Categories: BERITA UTAMA

Buntut Penangkapan, Negara Federal Siapkan  Pengacara Internasional

JAYAPURA –  Sementara  buntut dari penangkapan tiga pejabat Negara Federal Republik Papua Barat (NFRPB)  mendapat respon tegas dari Presiden NFRPB, Forkorus Yaboisembut. Ia menyatakan  tak terima dan kecewa dengan penangkapan tersebut. Dirinya menyatakan siap melawan dengan menyiakna tiga penasehat hukum internasionalnya.

“Disini saya sampaikan penyesalan saya sebagai Presiden NFRPB kepada Presiden Jokowi sebab saya sudah menyampaikan 2 surat baik ke pak Jokowi maupun pak SBY waktu itu dan kami tawarkan perundingan damai untuk menyelesaikan sengketa hukum aneksasi wilayah mantan kolonial Nedherland New Guinea secara damai sebab ini menjadi akar persoalan,” jelas Forkorus melalui ponselnya, Selasa (20/9).

Dari sengketa yang berkepanjangan inilah terjadi penekanan dari aparat kepolisian dan TNI terhadap masyarakat yang sudah menyatakan merdeka.

Karenanya Forkorus memminta pak Jokowi untuk membaca proposal yang sudah dikirimkan kemudian mencari jalan secara damai guna menyelesaikan persoalan Papua.  Proposal tersebut berisi semua penjelasan persoalan dan keberadaan negara federal. “Jadi sekali lagi saya menyesalkan dengan sikap pemerintah saat ini. Lalu dengan tertangkapnya tiga anggota NFRPB, kami negara federal akan bersikap,” tegasnya. Disini Forkorus menjelaskan  membantah jika tiga pejabatnya ke Sorong untuk menyampaikan berita hoax.

Tugas tiga pejabat tersebut adalah silaturahmi sekaligus memperkenalkan dasar negara federal kepada rakyat pendukung NFRPB.  Karenanya ia menegaskan bahwa ketiga pejabatnya ini tidak membawa berita baru tentang negara baru  sebab momentum di Lapangan Zakeus pada 19 Oktober 2011 adalah awal untuk memulihkan negara  yang digagalkan oleh Presiden Sukarno saat itu. Dan moment di Lapangan Zakeus ini juga melengkapi semuanya dengan pemerintahan dan presiden.

“Jadi bukan mendirikan negara baru melainkan deklarasi sepihak yang dilengkapi dengan pemerintahan dan presiden. Tak ada negara baru sebab kalau dikatakan hoax bagian mana yang hoax sebab Indonesia juga telah mengakui keberadaan negara federal secara diam – diam dan itu bukan hoax melainkan kami sampaikan sesuai hukum,” bebernya. Sekali lagi Forkorus menyampaikan bahwa selama ini pihaknya bekerja dan berjuang tidak terjadi resistensi dengan aparat keamanan yang artinya ada pengakuan diam – diam.

“Jika yang saya katakana atau yang kami perjuangkan ini bohong artinya ilmu hukum   hubungan internasional yang saya pelajari termasuk pada dosen yang mengajarkan di Indonesia artinya itu ilmu bohong. Ingat, kami tidak meminta tiga kami untuk mengabarkan berita bohong sebab yang mereka lakukan adalah bagian dari ilmu. Saya akan melakukan tuntut balik dan saya akan mengundang beberapa penasehat hukum internasional dan terkonfirmasi mereka siap untuk datang,” tegasnya.

Bahkan Forkorus mengaku siap menjadi saksi ahli dan ia akan selesaikan semua termasuk berkaitan dengan sengketa wilayah atau aneksasi. “Saya siap menjadi saksi ahli. Kita lihat mana yang benar,” tutupnya. (ade/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

5 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

7 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

8 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

9 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

10 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

11 hours ago