Jangan sudah berangkat dan tidak ada biaya kemudian putus di tengah jalan dan akhirnya pulang dan nilai tidak bisa ditransfer dan akhirnya kembali memulai dari nol. “Sekali lagi kami tidak bilang jangan berangkat tapi pikirkan dengan baik sebab kami di provinsi merasa sangat berat dan kami tidak mampu lagi untuk terus menggunakan dana cadangan apabila tidak dibantu pemerintah pusat,” cerita Jhony.
Pemprov bersama DPR Papua dikatakan sudah 2 tahun kami pasang badan untuk masalah ini namun masih saja tak tuntas dan kata Jhony sebelumnya Wamendagri sempat sampaikan akan dibayarkan tapi uangnya malah dari Pemda. “Dan kami berhutang lagi,” kesalnya.
“Jadi kami pikir ada baiknya kami sampaikan dari sekarang sebelum akhirnya nanti menjadi beban dan masalah baru akibat minimnya dukungan anggaran pemerintah. Silahkan tetap mengambil studi di luar selama memiliki dukungan anggaran yang cukup,” tutup Ketua DPRP. (ade)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…