Jangan sudah berangkat dan tidak ada biaya kemudian putus di tengah jalan dan akhirnya pulang dan nilai tidak bisa ditransfer dan akhirnya kembali memulai dari nol. “Sekali lagi kami tidak bilang jangan berangkat tapi pikirkan dengan baik sebab kami di provinsi merasa sangat berat dan kami tidak mampu lagi untuk terus menggunakan dana cadangan apabila tidak dibantu pemerintah pusat,” cerita Jhony.
Pemprov bersama DPR Papua dikatakan sudah 2 tahun kami pasang badan untuk masalah ini namun masih saja tak tuntas dan kata Jhony sebelumnya Wamendagri sempat sampaikan akan dibayarkan tapi uangnya malah dari Pemda. “Dan kami berhutang lagi,” kesalnya.
“Jadi kami pikir ada baiknya kami sampaikan dari sekarang sebelum akhirnya nanti menjadi beban dan masalah baru akibat minimnya dukungan anggaran pemerintah. Silahkan tetap mengambil studi di luar selama memiliki dukungan anggaran yang cukup,” tutup Ketua DPRP. (ade)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film…
Fenomena ini dipicu oleh menyusutnya jumlah generasi muda yang menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.Berdasarkan…
Dalam patroli yang melibatkan aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri dan unsur terkait lainnya…
Kementrian Dalam Negeri RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan delapan pemerintah kabupaten bersama unsur…
Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin mengatakan, ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional…
Kepala Cabang PT SPIL Merauke Puji Harmoko, ketika ditemui media ini mengungkapkan pembongkoran kontainer yang…