Jangan sudah berangkat dan tidak ada biaya kemudian putus di tengah jalan dan akhirnya pulang dan nilai tidak bisa ditransfer dan akhirnya kembali memulai dari nol. “Sekali lagi kami tidak bilang jangan berangkat tapi pikirkan dengan baik sebab kami di provinsi merasa sangat berat dan kami tidak mampu lagi untuk terus menggunakan dana cadangan apabila tidak dibantu pemerintah pusat,” cerita Jhony.
Pemprov bersama DPR Papua dikatakan sudah 2 tahun kami pasang badan untuk masalah ini namun masih saja tak tuntas dan kata Jhony sebelumnya Wamendagri sempat sampaikan akan dibayarkan tapi uangnya malah dari Pemda. “Dan kami berhutang lagi,” kesalnya.
“Jadi kami pikir ada baiknya kami sampaikan dari sekarang sebelum akhirnya nanti menjadi beban dan masalah baru akibat minimnya dukungan anggaran pemerintah. Silahkan tetap mengambil studi di luar selama memiliki dukungan anggaran yang cukup,” tutup Ketua DPRP. (ade)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…