

Sejumlah warga mendatangi kantor walikota Jayapura menyampaikan penolakan terkait hasil DPRK jalur pengangkatan, Senin (18/11). (foto: Mboik Cepos)
JAYAPURA-Sekitar 20-an orang terdiri dari perempuan dan laki-laki mendatangi kantor Walikota Jayapura menyampaikan protes kepada pemerintah Kota Jayapura terkait hasil pengumuman seleksi anggota DPRK 2024 jalur pengangkatan. Mereka sempat melakukan penyegelan pintu ruang kerja Walikota Jayapura.
Hanya saja aksi ini tidak berlangsung lama karena anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan pihak Polsek Jayapura Selatan langsung mengamankan lokasi dan membubarkan massa.
“Dari keterangannya, mereka datang untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait dengan hasil pengumuman anggota DPRK 2024,”kata Kasatpol PP Kota Jayapura, Dionisius Deda, saat ditemui usai aksi itu berlangsung di kantor walikota Jayapura.
“Nanti jelasnya silahkan ke Pansel, itu domain mereka,”singkatnya.
Sejumlah warga itu datang dengan membawa dua spanduk panjang berisi tulisan protes terkait dengan hasil pengangkatan DPRK 2024. Spanduk itu kemudian dibentangkan dipintu masuk ruang kerja Walikota Jayapura.
“Kami masyarakat adat Port Numbay meminta PJ Gubernur Papua dan Mendagri tidak mengesahkan hasil kerja pansel DPRK kota Jayapura yang sarat dengan kolusi dan nepotisme,”demikian bunyi salah satu sepanduk warga tersebut.
Page: 1 2
Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…
Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…
Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…
Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika. Narasi di…
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…