

Massa aksi dari Forum Peduli Demokrasi Papua, saat menggelar demo di depan kantor gubernur, Kamis (18/9). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Keputusan Mahkamah Konstitusi atas gugatan hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua nampaknya belum sepenuhnya bisa diterima. Forum Peduli Demokrasi Papua (FDM) pada Kamis (18/9) menggelar demo di Kantor Gubernur Papua.
Isu yang dibawa masih sama yakni menganggap pelaksanaan PSU lalu diwarnai berbagai kecurangan. Menariknya, pendemo menganggap bahwa kondisi PSU yang tak sesuai harapan mereka tak lepas dari dugaan keterlibatan Pj Gubernur. Demo yang diikuti sekitar 100-an orang itu membawa spanduk bertuliskan beragam tulisan.
Mereka membentangnya di depan pintu masuk kantor gubernur. Tulisannya adalah “Mahkamah Konstitusi harus membuka tabir kecurangan Pilkada PSU” ada juga tulisan “Tolak gubernur tipex manipulasi suara” juga tulisan “Kami perempuan Tabi-Saireri menolak hasil PSU Pilkada Papua yang syarat kecurangan dan manipulasi suara rakyat”
Koordinator demo, Panji mengatakan demo yang digelar untuk bertemu dengan Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni. Sebab mereka menganggap gubernur bagian dari biang kerok penyelenggaraan PSU di Papua.
Page: 1 2
Persipura wajib menang untuk tetap menjaga jarak dengan para pemuncak klasemen sementara grup D. Namun…
Ia menjelaskan, contoh yang disampaikan presiden antara lain singkong, jagung, dan tanaman lainnya, termasuk sawit.…
Sedangkan di tahun 2025, kasus tindak pidana narkotika naik hingga mencapai 44 kasus, 33 diantaranya…
Kepala Bapenda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi, mengatakan target PAD tahun 2025 sebesar Rp291,84 miliar…
‘’Kita baru saja mengakhiri tahun 2025 dan memasuki tahun 2026. Tentu saja, dinamika pembanguan di…
Gubernur menyebutkan, kinerja pembangunan Papua sepanjang 2025 menunjukkan tren perbaikan yang tercermin dari berbagai indikator…