“Kami hari ini demo dan ingin bertemu Pj Gubernur Papua. Karena bagi saya, Pj Guberur selama ini tidak pernah bertemu dengan kami untuk menerima aspirasi yang hendak disampaikan,” kata Panji.
Sambung Panji, isu yang diangkat dari demo hari ini adalah menolak gubernur tipex, kejanggalan Pilkada di Kabupaten Mamberamo Raya, Yapen dan Biak. Yang menurut mereka, kejanggalan tersebut sudah terpublish namun kemudian Mahkamah Konstitusi (MK) dalam mengumumkan putusan seakan terintimidasi. Tidak sesuai dengan fakta persidangan.
“Oleh sebab itu, Jumat (19/9). Kami akan kembali menduduki kantor gubernur dengan jumlah yang lebih banyak. Kami akan menggelar demo hingga Senin (22/9),” kata Panji.
Ia pun berharap Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni bisa menemui mereka dalam demo yang akan digelar nantinya, tanpa harus menghindar. Pantauan Cenderawasih Pos di lapangan, demo tersebut dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Termasuk Polwan juga turut hadir. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…