Categories: BERITA UTAMA

Gubernur Ngeri-ngeri Sedap Soal Ganja Perbatasan

JAYAPURA – Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong menyampaikan bahwa upaya peningkatan aktivitas ekonomi di kawasan perbatasan seperti ekspor dan impor barang harus diimbangi dengan pengawasan ketat terhadap pergerakan barang ilegal, terutama narkotika di wilayah tersebut.

Gubernur Ramses meminta aparat keamanan memperketat pengawasan di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini (RI–PNG), khususnya terhadap upaya penyelundupan narkoba.

Sebab menurut Ramses, kawasan perbatasan RI-PNG masih sering disalah gunakan oleh sebagian masyarakat. Bahkan ia menyebut bahwa penyelundupan narkoba di wilayah perbatasan cukup tinggi.

“Penyelundupan narkoba di kawasan perbatasan cukup tinggi. Oleh karena itu, saya minta TNI-Polri terus meningkatkan pengawasan, baik di jalur darat maupun laut,” kata Ramses kepada wartawan, Jumat (16/5).

Kata Ramses, masih banyak jalur-jalur tidak resmi atau yang dikenal sebagai jalan tikus di perbatasan yang berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal. Keberadaan jalur tersebut menurutnya, harus menjadi fokus pengawasan aparat keamanan.

“Saya harap dukungan semua pihak agar bersama-sama mengawasi masuknya narkoba ke wilayah Indonesia, khususnya di Papua,” ujarnya.

Gubernur Ramses juga menegaskan bahwa pentingnya menjaga setiap jengkal wilayah perbatasan, termasuk patok-patok batas negara yang harus dipastikan tidak bergeser.

Ia juga menyinggung adanya hubungan kekeluargaan antarwarga di Papua dan Papua Nugini yang kadang menyulitkan pembatasan wilayah.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

1 day ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

1 day ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

1 day ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

1 day ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

1 day ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

1 day ago