Categories: BERITA UTAMA

Dana PSU Siap, Penyelenggara Harus Kerja Profesional

JAYAPURA-Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long, menegaskan pentingnya profesionalisme dan transparansi dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua 2025. Hal ini disampaikannya usai pemerintah provinsi Papua menetapkan anggaran untuk mendukung pelaksanaan PSU Papua pekan kemarin.

  Menurut Tan Wie Long, dengan telah disiapkannya dana dari APBD, para penyelenggara diharapkan bekerja secara profesional agar seluruh tahapan PSU dapat berjalan lancar dan akuntabel.

  “Karena uang yang kita gunakan untuk PSU ini adalah uang rakyat, dan gunakan dalam kondisi efisiensi anggaran. Untuk itu, kami dari DPRP, khususnya Komisi I, meminta penyelenggara agar benar-benar bekerja secara profesional,” tegas Tan Wie Long saat ditemui di Kantor DPRP, Jumat (16/5).

   Ia menekankan, seluruh tahapan dan jadwal pelaksanaan PSU harus diinformasikan secara terbuka kepada peserta pemilu dan masyarakat. Keterbukaan ini penting guna menjaga partisipasi publik yang tinggi dan mendorong keterlibatan masyarakat secara aktif.

   “Tidak boleh tertutup. Semua tahapan harus terbuka agar masyarakat tahu, dan dengan begitu, mereka akan tetap antusias mengikuti PSU,” katanya.

   Tak hanya penyelenggara, politisi Partai Golkar itu juga mengingatkan para peserta pemilu agar selama masa kampanye menyampaikan narasi politik yang membangun dan menciptakan kepercayaan publik. Ia mengimbau agar peserta tidak menggunakan isu-isu Sara, melainkan lebih menonjolkan visi dan misi yang jelas serta realistis.

   “Jangan jadikan masa kampanye sebagai ajang membangun narasi isu agama, ras, atau etnis. Itu tidak boleh terjadi. Mari kita bangun demokrasi di Papua secara bijak,” tegasnya.

  Tan Wie Long menegaskan bahwa seluruh peserta Pilkada Papua adalah anak-anak asli Papua sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Otonomi Khusus. Oleh karena itu, ia berharap para kandidat dapat menjaga hubungan yang harmonis serta menjadikan PSU sebagai momentum memperkuat solidaritas dan semangat pembangunan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

10 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

11 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

12 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

13 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

14 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

15 hours ago