“Semua mereka ini adalah anak-anak Papua yang hebat. Saya minta PSU ini jadi ajang membangun solidaritas demi masa depan Papua, bukan untuk saling menjatuhkan hanya demi kepentingan politik sesaat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kejujuran dan keadilan dalam demokrasi. Masyarakat diharapkan memberikan hak suara dengan penuh tanggung jawab pada 6 Agustus 2025 mendatang.
“Jangan hanya membuat visi misi yang bagus tapi kemudian tidak dijalankan saat terpilih. Gunakan dana APBD yang telah disiapkan secara bijak agar PSU ini berjalan sesuai harapan,” tambahnya.
Tan Wie Long pun mengajak seluruh masyarakat untuk aktif mendukung proses PSU dan menggunakan hak pilih sesuai hati nurani.
“Suara kita adalah penentu arah pembangunan Papua lima tahun ke depan. Jangan terpengaruh isu-isu SARA. Lihatlah para peserta dari visi dan misi yang mereka tawarkan,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…