Categories: BERITA UTAMA

Ternyata yang Gugur di Nduga Empat Prajurit

Evakuasi Gunakan Empat Heli, Jenazah Tiba di Timika

JAYAPURA – Upaya pencarian dan evakuasi terhadap korban kontak tembak di Distrik Mugi-Mam Kabupaten Nduga antara pihak TPN OPM dengan anggota TNI akhirnya berhasil. Setelah insiden kontak tembak pada Sabtu (15/4) sempat diberitakan bahwa ada enam korban yang dilaporkan gugur namun ini dibantah oleh panglima TNI, Yudo Margono dengan menyebut hanya 1 korban.

Namun dari hasil evakuasi yang dilakukan  menggunakan empat heli ini ternyata menemukan 4 korban anggota TNI yang gugur . Empat prajurit tersebut adalah Pratu Miftahul Arifin (Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad), Pratu Ibrahim (Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad),  Pratu Kurniawan (Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad) dan Prada Sukra (Yonif R 321/GT/13/1 Kostrad).

Kapendam XVII Cenderawasih, Kol (Kav) Herman Taryaman membenarkan adanya proses evakuasi tersebut. Kapendam menjelaskan terkait perkembangan pencarian prajurit TNI yang diserang dan ditembak oleh gerombokan Kelompok Separatis Teroris (KST) sehingga terpencar saat mengevakuasi almarhum Pratu Miftahul Arifin Prajurit Satgas Yonif R 321/GT di Mugi-Mam Nduga, Sabtu (15/4).

  “Puji syukur berkat dukungan, support dan doa dari semua pihak, bahwa Tim Gabungan TNI Polri berhasil menemukan 4 Prajurit TNI termasuk didalamnya Pratu Miftahul Arifin yang dalam proses pencarian dengan kondisi meninggal dunia,” kata Kapendam dalam rilisnya tadi malam.

Dijelaskan bahwa saat ini keempat prajurit yang gugur tersebut telah dievakuasi ke RSUD Timika Kabupaten  Mimika. “Kami mohon doa nya semoga keempat prajurit terbaik yang gugur di medan tugas ini mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Besar,” tulisnya.

  Sementara informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos menjelaskan bahwa proses evakuasi  dilakukan Rabu kemarin sekira pukul 06.45 WIT dimulai dari Heliped Lanud YKU Timika, Kelurahan Kwamki, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Evakuasi menggunakan empat heli yaitu Heli Penerbad Bolco BO-105/HS-7108, Heli Penerbad Bell-412 EP A/C HA-5232, Heli Penerbad Bell-412 HA-5181 dan Heli Caracal TNI AU EC-725 A/C HT-7201. Lalu jumlah korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 20 personel dari Yonif R 321/GT dan 10 dari Tim Candraca. Semuanya dilaporkan dalam keadaan sehat dan sadar.

Setelah sore hari sekira pukul 15.24 WIT Heli Caracal TNI AU EC-725 A/C HT-7201berhasil membawa 6 Personel Yonif R 321/GT dalam kondisi sehat dan sadar. Kedatangan enam personel ini bersamaan  dengan 4 jenazah personel Yonif 321/GT. Total untuk seluruh prajurit yang berhasil dievakuasi adalah 20 dimana 16 prajurit dalam keadaan sehat sedangkan 4 lainnya gugur. (ade/ryu/wen)

newsportal

Recent Posts

Jembatan Putus, 7 Orang Tewas Tenggelam

Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…

5 hours ago

Kejari Musnahkan Barang Bukti 62 Perkara Inkracht

Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…

6 hours ago

Jumlah penduduk Provinsi Papua Capai 1,074 juta

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…

7 hours ago

Turun ke Lokasi Kebakaran, ABR Pastikan Penanganan Darurat Terpenuhi

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…

7 hours ago

Rupiah Bakal Perkasa Lagi! Bos BI Siapkan 7 Jurus Maut

Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…

8 hours ago

Cegah Bullying dan Rasisme, Sekolah Harus Jadi Tempat Ramah Anak

Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…

8 hours ago