

Masa pendukung BTM-CK saat gelar aksi di Depan Kantor Sinode GKI, Rabu (17/9). (Karel/Cepos.)
JAYAPURA-Ratusan pendukung pasangan Benhur Tomi Mano–Constant Karma (BTM-CK) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kantor Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, di Argapura Distrik Jayapura Selatan, Rabu (17/9).
Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh permohonan BTM-CK dalam sengketa Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua.
Dengan ditolaknya gugatan tersebut, pasangan Mari-Yo dipastikan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua terpilih periode 2025–2030. Putusan MK ini dianggap oleh massa pendukung BTM-CK tidak berdasarkan fakta sidang dan bukti yang telah diajukan tim hukum mereka.
“Kami menilai majelis hakim MK tidak melihat secara detail dalil yang kami ajukan. Putusan ini tidak berlandaskan fakta persidangan, melainkan kepentingan politik tertentu,” ujar salah satu orator dalam aksi.
Dalam aksi tersebut, massa mendesak Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt Andrikus Mofu, untuk menyampaikan surat resmi kepada Presiden Republik Indonesia agar meninjau kembali putusan MK. Mereka menilai keputusan tersebut telah mengabaikan aspirasi rakyat Papua yang memberikan suara kepada BTM-CK.
Pria yang akrab disapa BTM tersebut menilai raihan tiga poin ini menjadi sinyal positif bagi…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP…
Sebelumnya, Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menyampaikan bahwa perbaikan drainase hingga jalan di kawasan Pasar Lama…
Kapolsek Jayapura Selatan AKP Zakaruddin menjelaskan, kedua kendaraan melaju searah dari Kampung Buton menuju…
Sinergi tersebut dibangun melalui Rapat Koordinasi Perbaikan Tata Kelola Perencanaan dan Penganggaran (Pokir, Hibah, dan…
Bentrokan yang melibatkan warga Gang Gaharu dan Gang Masbait ini dipicu oleh pertikaian akibat suara…