

Anak dan istri Serka Segar saat berada di lokasi pemakaman di Sentani)
JAYAPURA-Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra menambahkan bahwa jenasah Serka Segar Mulyana dikebumiman di Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (17/6).
Serka Segar dihadang usai mengantarkan obat dan ia mengalami sejumlah luka bacok pada bagian tubuhnya serta luka tembak di dada. Kejadian ini terjadi di Jalan Seradala KM 4, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Senin pagi, (16/6).
“Di tengah perjalanan, tiba-tiba Serka SM diserang oleh OPM (KKB). Korban ditembak dan kemudian dibacok, hingga akhirnya gugur di tempat. Akibatnya Morban mengalami sejumlah luka bacok pada bagian tubuhnya serta luka tembak di dada, saat ini korban telah dievakuasi ke Jayapura,” jelas Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani dalam keterangan resminya.
“Kami turut berbelasungkawa yang mana almarhum selain sebagai anggota Babinsa juga sebagai bintara kesehatan yang selama ini memberikan pelayanan kesehatan kepada anggota TNI juga kepada masyarakat, sehingga atas kejadian ini, banyak warga merasa kehilangan sosok beliau,” pungkas Brigjen Faizal
Terpisah Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan mengungkapkan jenazah SM telah dikebumikan di Sentani, Kabupaten Jayapura. Sementara itu situasi di Yahukimo dalam keadaan kondusif.
Jubir TPN OPM, Sebby Sembom menyatakan seorang warga yang dieksekusi (Udin) diklaim sebagai anggota intelejend yang bekerja sebagai tukang kayu. “Dua intelejend telah kami eksekusi dan mereka menyamar sebagai tukang kayu da itu atas perintah saya,” singkat Sebby menuturkan penyampaikan Elkius Kobak. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…