Riyanto menilai, kejadian tersebut tidak hanya menyebabkan hilangnya satu nyawa, tetapi berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah pedalaman. Sebab, jalur transportasi Wamena menuju wilayah pedalaman merupakan salah satu akses penting untuk distribusi bahan makanan, kebutuhan sehari-hari, pelayanan publik, serta mobilitas masyarakat.
Karena itu, ia memerintahkan seluruh jajaran Koops TNI Habema meningkatkan kewaspadaan dan perlindungan terhadap masyarakat, terutama di jalur transportasi dan lokasi pelayanan publik.
“Di wilayah lainnya pun saya perintahkan seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan dan perlindungan masyarakat. Jangan berikan ruang bagi kekerasan yang mengancam warga sipil, pengemudi, guru, tenaga kesehatan, pekerja maupun siapa pun yang sedang melayani masyarakat,” tegasnya.
Koops TNI Habema menyatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah. Peristiwa tersebut sebelumnya dikaitkan dengan aksi kelompok bersenjata. Juru Bicara TNPB, Sebby Sambom, dalam pernyataannya mengklaim kelompok yang dipimpin Egianus Kogoya bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Dari informasi awal korban hendak melakukan perjalanan ke distrik Mbua Kabupaten Nduga lantaran mobilnya disewa oleh masyarakat untuk mengantar barang daerah tersebut sekaligus ingin menjemput istrinya yang merupakan guru di wilayah tersebut kembali ke Wamena, namun ditengah jalan korban dan beberapa warga di hadang oleh kelompok KKB.
Usai dihadang para penumpang lainnya diturunkan di tengah jalan , sementara untuk korban langsung di bawah pergi bahkan sempat viral di media sosial korban sempat memegang bendera bintang kejora di tengah jalan bersama kelompok tersebut, namun pada akhirnya korban ditemukan meninggal dunia dalam keadaan mengenaskan karena terbakar bersama dengan mobilnya. (rel/wmm/den/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…