Sebelumnya, Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait dugaan tindakan anggota kepolisian yang kurang berkenan, sekaligus menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus yang terjadi di Dogiyai.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan strategis Kapolda Papua Tengah bersama unsur pimpinan daerah, legislatif, dan tokoh masyarakat.
“Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang melanggar hukum. Baik masyarakat maupun oknum anggota kepolisian, semuanya akan diproses sesuai ketentuan hingga ke meja hijau,” tegas Kapolda saat memimpin pertemuan strategis di Dogiyai, Kamis, (9/4/2026).
Ia juga memastikan proses penegakan hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional, serta membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Kapolda juga menegaskan bahwa tidak pernah ada instruksi untuk melakukan penembakan terhadap masyarakat sipil. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…