Categories: BERITA UTAMA

Komnas HAM: Jangan Pindahkan Kubur Theys Secara Paksa

LBH Papua : Rencana Pemindahan Makam Theys Merupakan Tindakan Pelanggaran Hukum Pidana

JAYAPURA – Rencana pemindahan makam almarhum Dortheys Hiyo Eluay, masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Banyak pihak yang menentangnya usai Pemerintah Kabupaten Jayapura, menyampaikan pemindahan tersebut untuk penataan kota.

Hingga Komnas HAM pun turun langsung ke lokasi pemakaman Theys dalam rangka melakukan pemantauan yang berlokasi di pertigaan Traffic Light menuju Bandara Sentani, Rabu (15/5) kemarin.

Kepala Komnas HAM, Frits Ramandey mengatakan, pihaknya melakukan pemantauan untuk melihat letak makam almarhum dalam hubungan dengan alasan tata Kota Sentani sebagaimana yang disampaikan Pj Bupati Sentani.

“Hasil pemantauan ditemukan bahwa kondisi makam alamarhum dalam kondisi kurang terawat, juga ditemukan telah mengalami perubahan cat dari sebelumnya yang ada cat bernuansa bintang kejora. Selain itu jarak antara jalan utama dengan makam diperkirakan 25 meter,” terang Frits kepada Cenderawasih Pos.

Dikatakan Frits, Theys H Eluay sendiri merupakan pejuang hak hak dasar orang Papua yang dihormati oleh negara karna perjuangan damainya, yang menjunjung prinsip-prinsip  HAM dan hukum dalam  NKRI.

“Banyak pemikiran dan perjuangan damai tokoh seperti Theys H Eluay, haruslah disebar luaskan kepada masyarakat umum. Perjuangan Theys H Eluay, semasa hidup bersama masyarakat Papua kini telah membawa perubahan siknifikan bagi tanah Papua dengan adanya Otsus  dalamnya pengembalian hak hak dasar orang Papua diakui oleh negara,” ucapnya.

Sehingga itu, Pemda Kabupaten Jayapura atau Provinsi Papua harusnya memberikan perhatian bagi jasa jasa almarhum dengan merawat pusaranya dan dijadikan situs kebudayaan.

“Bukan sebaliknya Pj bupati mau memindahkan makam almarhum dengan alasan tata Kota Sentani itu sangat politis, justru makam Theys bisa dijadikan aikon wisata Kota Sentani dalam tata kota yang baik,” tegasnya.

Dikatakan Frits, Pj Bupati Jayapura harusnya memahami bahwa Theys Hiyo Eluay sebagai pemimpin adat Sentani. Bahkan Theys juga sangat dihormati orang Papua karna perjuangan kemanusiannya bagi orang Papua.

“Jangan kemudian melihat perjuangan Theys semasa hidupnya meneriakan Papua merdeka kemudian mau dikucilkan, perjuangan Theys di masa lalu hasilnya saat ini dinikmati orang Indonesia yang ada di tanah Papua melalui Otsus sebagai bukti penghargaan hak identitas orang Papua,” ujarnya.

Sebabnya, Frits mengigatkan Pj Bupati Jayapura segera memberikan dukungan pembiayaan untuk perbaikan kubur almarhum mendian Theys H Eluay. Bukan sebaliknya mau memindahkan kubur almarhum dengan cara paksa.

“Pj Bupati Jayapura jangan memindahkan kubur almarhum Theys dengan cara paksa, karna itu merusak situasi kemanusian dan berpotensi menimbulkan berbagai reaksi orang Papua secara luas,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Lima Distrik se Wilayah Walak Sepakat Berikan Sanksi Adat bagi Pelaku Karhutla

Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…

13 hours ago

Transisi Hingga Tumpulnya Lini Depan Jadi Evaluasi

Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…

13 hours ago

Materi KUA-PPAS Telah Diserahkan ke DPRP

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…

14 hours ago

Alex Belum Fit dan David Masih Menyesuaikan

Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…

14 hours ago

Bawa 1,7 Kg Ganja, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

   Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…

15 hours ago

Bima Ragil Bidik Kebangkitan di Laga Berikutnya

Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…

15 hours ago