Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo ketika berbincang dengan Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Fredrickus Maclarimboen. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN)
JAYAPURA– Kasus kematian 2 anak yang terjadi di Koya, Distrik Muara Tami dan di Dok 9, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura hingga kini masih menjadi misteri. Adapun pihak kepolisian sejauh ini masih melakukan penyelidikkan untuk mengungkap siapa pelakunya. Sementara itu Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo kini meminta aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut.
Iapun berharap Kapolresta yang baru, Fredrickus Maclarimboen mengusut tuntas kasus ini. “Harapan saya kepada Kapolresta yang baru agar 2 kasus ini ditangani baik dan segera ungkap siapa pelakunya,”ucap Abisai Rollo ketika ditemui usai acara pisah sambut dalam rangka serah terima jabatan Kapolresta Jayapura Kota di Aula Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (15/4/2025).
Menurutnya, kasus kematian anak di Koya memang masih menjadi tanda tanya banyak pihak saat ini. Apalagi hingga kini belum diketahui pasti apa penyebab kematiannya, apalagi awal mulanya kasus ini diinformasikan anaknya hilang, lalu selang 3 hari kemudian anak kecil itu ditemukan meninggal didalam kolam tepatnya 100 meter dari tempat tinggal korban.
“Bagi saya kematian bocah di Koya ini tidak wajar. Sehingga sekali lagi saya minta Kapolresta yang baru agar itu diusut tuntas,”tegas pria yang disapa ABR ini. Kata ABR, kalau memang ada pelakunya agar ditangkap dan diproses seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku.
Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…
Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…
Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…
Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…
Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…
Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…