Ditanya soal adanya informasi bahwa jenazah yang ditemukan di perairan Holtekam itu tidak ada potongan kepalanya, Kepolresta menjelaskan bahwa sebenarnya janazah yang ditemukan itu sudah tidak utuh.
“Jadi saat ditemukan jenazahnya memang tidak utuh ada beberapa organ tubuhnya yang tidak ada,”bebernya.
Pihaknya juga belum mengambil sebuah kesimpulan atas temuan jenazah ini, termasuk motifnya, karena sejauh ini belum diketahui siapa pelakunya.
“Sejauh ini kami masih kosentrasi kepada pihak korban. Ketika pelakunya dapat baru kita bisa ketahui apa motifnya,”pintanya.
Sementara terkait hasil otopsi jenazah yang ditemukan di Koya lalu dimana belum diketahui.
“Sementara masih ada kendala, karena tim yang menangani masih kosentrasi menangani kasus kematian para pendulang di Yahukimo,”tutup Kapolresta Fredrickus Maclarimboen. (kim/ans/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran akses transportasi udara dan distribusi logistik bagi masyarakat di…
Rentetan kekerasan itu memuncak pada Senin (2/2), ketika Daniel Datti, SE (41), seorang pekerja mebel…
Kepergian pria kelahiran Sorong, Papua Barat ini menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi Persipura Jayapura,…
Rilis ini mencakup ratusan ribu email, ribuan video dan puluhan ribu foto yang menunjukkan interaksi…
Pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru oleh DPR RI pada 2 Januari 2026 memantik…
Ketua Tim Kerja Pelayanan Medik RSUP Jayapura, dr. Rony Parlindungan Sinaga, mengatakan bahwa pada tahap…