Warga melakukan Pemalangan kantor Dukcapil Kabupaten Jayawijaya Selasa (15/4) kemarin. Pemalangan ini dilakukan karena tak puas dengan pelayanan membatasi nomor antrean. (FOTO:Denny/ Cepos)
WAMENA – Kantor Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jayawijaya dipalang oleh warga yang tak puas lantaran dalam pelayanan karena petugas di dinas tersebut membatasi nomor antrean pelayanan kepada siswa yang mengurus E-KTP untuk melanjutkan studinya ke perguruan tinggi.
Aksi palang yang dilakukan bentuk kekecewaan dari warga yang ingin mengurus data kependudukannya khususnya siswa SMA/SMK yang sangat membutuhkan layanan tersebut untuk keperluan melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi usai selesai ujian akhir sekolah.
Kepala Dinas Dukcapil Jayawijaya Kenius Tabuni menyatakan mulai hari ini akan melayani khusus untuk para pelajar karena memang mereka sangat membutuhkan untuk kepentingan kelanjutan studinya.
“Kalau memang pelayanan dokumen bagi anak-anak sekolah untuk lanjutkan pendidikan nanti kami akan utamakan, mulai dari hari ini sampai dengan hari Kamis, itu kami akan lakukan pelayanan khusus untuk mereka,” jelasnya.
Secara terpisah Ketua Sementara DPRK Jayawijaya Lucky Wuka menyatakan untuk saat ini mungkin untuk Dukcapil Jayawijaya pelayanannya di fokuskan dulu kepada siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena waktunya juga semakin singkat untuk pendaftran di perguruan tinggi.
“Jadi mungkin bisa mengutamakan siswa sekolah dulu yang mau melengkapi persyaratan masuk perguruan tinggi, sebab kita tidak tahu ada siswa yang mungkin mau kuliah di Wamena, luar Wamena, bahkan juga di luar Papua sehingga perlu pelayanan itu,”katanya
Ia juga memaklumi sebab saat ini banyak honorer yang dirumahkan sehingga pelayanan juga terganggu, oleh karena itu mungkin untuk dinas yang melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat untuk tenaga honorernya jangan di tiadakan dulu karena akan mengganggu pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Guntur menjelaskan, kejadian bermula ketika korban didatangi seorang pria yang tidak dikenal dengan alasan…
Pemerintah Kota Jayapura segera mengambil langkah untuk membenahi kondisi Pasar Mama Papua yang saat ini…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan berkomitmen memperkuat layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Salah…
Rustan mengatakan, persoalan tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat dan pemberitaan di media…
Pemerintah Kota Jayapura memastikan pembangunan dan penyiapan rumah singgah bagi masyarakat penyandang masalah sosial terus…
Warga Kampung Biak, Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, mengaku jenuh menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi…