

Matius Pawara. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura memastikan pembangunan dan penyiapan rumah singgah bagi masyarakat penyandang masalah sosial terus berjalan. Hal ini sekaligus merespons perhatian anggota DPRK Kota Jayapura yang mendorong pemerintah segera menyediakan rumah singgah yang layak.
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan pemerintah telah mengambil langkah konkret untuk menghadirkan rumah singgah yang nantinya dapat dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan dan perlindungan sosial.
Menurutnya, fasilitas yang disiapkan untuk sementara menggunakan bekas asrama mahasiswa Port Numbay di kawasan Padang Bulan. Saat ini, lokasi tersebut masih dalam tahap pembersihan dan penyiapan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan sebelum dapat digunakan.
“Langkah ini sudah pemerintah jalankan. Rumah singgah yang dimaksud progresnya sudah mulai berjalan. Untuk sementara kita menggunakan bekas asrama mahasiswa yang ada di Padang Bulan,” ujar Matheus kepada Cenderawasih Pos, Senin (31/8).
Ia menjelaskan, proses penyiapan fasilitas terus dilakukan agar rumah singgah tersebut dapat memenuhi kebutuhan dasar para penerima layanan sosial. Matheus menargetkan seluruh proses penyiapan dapat diselesaikan tahun ini, sehingga rumah singgah tersebut dapat segera ditempati dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Target kita tahun ini sudah rampung semua, sehingga rumah singgah ini bisa segera ditempati,” katanya. “Dengan kondisi anggaran yang ada tentu kita kerjakan bertahap,” lanjutnya.
Page: 1 2
Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…
RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai sejauh ini masih dalam kondisi…
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…