Terutama di Papua setiap pemilu menjadi wilayah menyumbang rekor perkara hasil pemilu di MK. Ini terjadi karena pemimpin yang dihasilkan bukan atas pilihan masyarakat, tapi semua bergantung pada titipan politik. “Dari dulu, tidak ada anggota ataupun ketua KPU yang duduk di KPU karena hasil seleksi normal, tapi semua titipan politik, jadi saya harap Presiden Prabowo masalah ini dievaluasi,” harapnya.
Jika tidak, maka akan mempengaruhi tingkat partisipasi pemilih pada pemilu berikutnya dimana masyarakat tidak lagi percaya akan proses yang dijalankan sebab mereka akan menganggap bahwa suara yang mereka berikan dibilik suara tidak akan menjadi penentu kemenangan kandidat, namun semua telah dipatokan atas titipan politik di tubuh penyelenggara.
“Jadi kalau masalah ini tidak dievaluasi maka kedepanya demkorasi kita akan semakin hancur,” pungkasnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Polsek Kuala Kencana memastikan tidak ada insiden penembakan di kawasan Alun-Alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika,…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menjelaskan persoalan kewenangan pengelolaan SMA dan SMK yang berkaitan dengan…
Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan pemerintah provinsi tetap berupaya memastikan program-program prioritas
Musim mangga golek mulai terasa di Pasar Pharaa Sentani. Dalam tiga pekan terakhir, pasokan mangga…
Pemerintah Kabupaten Tolikara secara resmi membuka Festival Etnik Religi Tolikara Tahun 2026, Rabu, 12 Agustus…
Menurut Abdul Rahman, Gerakan Pramuka tidak hanya menjadi wadah kegiatan bagi anak dan remaja, tetapi…