Categories: BERITA UTAMA

Drama KPU Berlanjut

Operator Sirekap Dijemput Paksa

JAYAPURA – Drama terkait pleno KPU Kota yang dilakukan di Hotel Horison Ultima Jayapura berlanjut. KPU lagi-lagi belum bisa memberikan keputusan akhir  hingga tanggal 13 Desember semalam. Padahal, Ketua KPU Papua, Steve Dumbon sempat menyampaikan bahwa mau tidak mau tanggal 13 sudah harus diumumkan.

Hingga pukul 01.00 WIT atau masuk pada 14 Desember, keputusan belum juga diambil. KPU  dan saksi masih berkutat terkait  pencocokkan data. Waktu dua jam yang diberikan KPU Papua untuk KPU Kota Jayapura menyelesaikan masalah itu juga tak membuahkan hasil.

Yang ada malah masalah data pemilih justru tarik ulur. Bahkan salah satu komisioner KPU Kota Jayapura, Benny Karubaba ketika membacakan laporan ternyata sempat menyebut ada kemungkinan terjadi kesalahan input karena satu minggu terakhir ada tambahan dari TNI Polri. Ini lantas memantik pertanyaan baru ada kaitan apa TNI Polri terkait data yang dipersoalkan ini.

Tak hanya itu, Ketua KPU, Steve Dumbon nampak kesal karena masalah data pemilih tak kunjung rampung. Malah terjadi perbedaan. Iapun meminta petugas untuk menjemput paksa staf dan operator sirekap KPU Kota Jayapura,  Rio Bruwolo.

“Siapkan mobil, cari pengawal polisi atau petugas keamanan untuk jemput dia (Rio) di rumah atau dimanapun,” perintah Steve tadi malam.

Rio diminta hadir di rapat pleno lantaran ada ketidakcocokan data pemilih pindahan (DPTb) antara data Bawaslu dengan D Hasil KPU Kota Jayapura.  Adapun di dalam data Bawaslu bahwa data pemilih pindahan di Kota Jayapura hanya 122 sementara data D Hasil KPU Kota Jayapura yang dibacakan oleh anggota Komisioner KPU Kota Jayapura Benny Karubaba sebanyak 683.

“Kami minta KPU Kota Jayapura jelaskan soal perbedaan data ini karena data yang ditetapan KPU Provinsi berbeda jauh dengan D Hasil KPU,” ujar Anggota Bawaslu Papua Yofrey Piryamta.

Ia meminta agar data tersebut harus dikoreksi, untuk merubah jumlah data pemilih tambahan yang menggunakan hak pilih. “Kami minta adanya penjelasan dari KPU Kota Jayapura, karena ini akan mempengaruhi jumlah DPTb yang menggunakan hak pilih,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kisah Mobil Listrik Cello Buatan Indonesia yang Gagal Produksi

Mobil listrik Cello pun lahir sebagai salah satu prototipe yang cukup ambisius pada masanya. Secara…

3 minutes ago

Dua Kapal Pertamina Berhasil Tinggalkan Hormuz

Konflik di Timur Tengah yang disebabkan oleh serangan militer bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap…

1 hour ago

Ledakan Hebat di Selat Hormuz, 3 ABK Indonesia Hilang Misterius

Kapal yang dioperasikan perusahaan Safeen Prestige tersebut tiba-tiba mengalami ledakan hebat sebelum akhirnya tenggelam ke…

2 hours ago

Hal-hal yang Membatalkan Puasa Menurut Hadis Rasulullah

Penjelasan mengenai hal-hal yang membatalkan puasa Ramadan tersebut merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan…

3 hours ago

RSUD Yowari Diprotes Lagi

Kejadian pada Minggu (8/3) malam itu akhirnya ramai menyedot perhatian publik. Dalam video siaran langsung…

4 hours ago

Intensitas Hujan Tinggi, Banjir Menanti

Sejumlah titik yang terdampak adalah Kali Acai dan kawasan Pasar Youtefa, Distrik Abepura serta Organda,…

5 hours ago