Categories: BERITA UTAMA

KPU dan Bawaslu Diminta Berikan Pendidikan Politik ke Masyarakat

JAYAPURA – Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fisip, Universitas Cenderawasih, Yakobus Richard Murafer, mengatakan KPU dan Bawaslu harus memberikan pendidikan  politik kepada masyarakat jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada).

“Contohnya adanya ruang interaksi dari masyarakat untuk memberikan tanggapan keterbukaan dan transparansi,” ucap Richard, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (13/5).

Lanjutnya, selain itu KPU dan Bawaslu juga memberikan pembinaan kepada masyarakat sampai ke tingkat  bawah.

“Proses Pilkada secara serentak ini sangat penting diketahui semua pihak, terlebih pertama kali dalam sejarah Pemilu tahun 2024 di Indomesia dilakukan secara serentak termasuk di Papua,” kata Richard.

Sehingga itu kata Richard, KPU perlu mengantisipasi hal hal yang bisa menganggu prsoses tahapan Pilkada yang diselenggarakan pada 27 November mendatang.

“KPU sebagai penyelenggaran utama dan Bawaslu sebagai pengawas harus memberikan edukasi politik kepada masyarakat, terlepas dari pelaksanaan Pemilu Februari 2024 yang diwarnai dengan beragam praktek kecurangan. Hal ini dikarenakan masih lemahnya pendidikan politik kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Richard, waktu  yang tersisa bisa dimanfaatkan bagi KPU untuk memberikan sosialiasi kepada masyarakat. Termasuk membangun sinergitas diantara peserta penyelenggara dengan seluruh stakeholder yang ada.

Contohnya seperti melibatkan tokoh masyarakar, tokoh adat, kelompok pemuda, tokoh perempuan dan pemilih pemula yang akan mejadi penentu dalam proses Pilkada mendatang.

“Dengan begitu masyarakat paham bahwa tahapan Pilkada tidak sebatas kampanye atau saat pemungutan suara,  namun tahapan Pilkada itu sudah berlangsung sejak saat ini,” pungkasnya. (fia/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Korupsi Aerosport Mimika Berujung Setoran Rp26,3 Miliar

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…

17 hours ago

Dishub Tolikara Buka Akses Penerbangan Bersubsidi, Empat Distrik Terlayani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…

24 hours ago

Ratusan ASN Pemkab Biak Numfor Diwajibkan Ikuti Ujian Profiling

Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…

1 day ago

Massa Tolak MBG dan Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…

1 day ago

74 BTS di Keerom Sudah Mengudara

Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…

1 day ago

OPD Diminta Rampungkan RKPD dan RKA Tepat Waktu

Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

1 day ago