Categories: BERITA UTAMA

Tak Benar Ada Kompensasi Rp 20 Miliar

JAYAPURA – Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan menegaskan bahwa hingga kini upaya pembebasan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens yang disandera Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua masih mengedepankan proses negosiasi damai.

Pernyataan Pangdam tersebut disiarkan secara live oleh Metro TV dan pada kesempatan itu pangdam menyampaikan bahwa kondisi Capt Phillip Mark Mehrtens dalam kondisi baik dan secara berkelanjutan pihak TNI terus melakukan komunikasi dengan semua pihak, baik para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda maupun  tokoh perempuan

“Kami masih terus mengupayakan negosiasi karena TNI memilih jalan damai dalam menyelesaikan semua permasalahan di Papua, termasuk dalam hal penyanderaan pilot,” kata Pangdam dalam rilisnya, Rabu (13/9). Iappun berharap tidak ada korban-korban berikutnya, baik dari pihak sipil maupun TNI Polri, karena semua permasalahan bisa diselesaikan dengan damai.

“Saya berharap negoisasi dari semua unsur dapat berjalan dengan baik. Semoga secepat mungkin bisa diselesaikan seperti harapan kita bersama,” jelasnya. Hanya pangdam menyayangkan bahwa pasca penjelasan di atas terdapat pihak-pihak yang menghembuskan isu adanya kompensasi Rp 20 miliar dalam upaya pembebasan pilot Susi Air tersebut.

Munculnya isu tersebut menimbulkan kegaduhan dan akan berdampak menghambat upaya pembebasan sandera secara damai.  Narasi ini disebut sebagai informasi yang tak bisa dipertanggungjawabkan dan dianggap sebagai hoax mengingat pangdam tak pernah mengeluarkan statemen tersebut sehingga dianggap sebagai informasi hoax.

Saat dikonfirmasi melalui telepon terkait isu tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih mengatakan tidak pernah menyampaikan soal kompensasi dalam penyelesaian proses pembebasan pilot tersebut.

“Dengan adanya isu-isu seperti itu, bahkan adanya penyebaran berita hoax adanya uang tebusan, bisa jadi dihembuskan dengan sengaja oleh pihak-pihak yang tidak ingin terciptanya kedamaian di Papua, khususnya menghambat pembebasan Pilot Susi Air,” tegas Pangdam Izak. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

6 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

8 hours ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

9 hours ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

10 hours ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

11 hours ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

12 hours ago