Categories: BERITA UTAMA

Masih Duduki Kantor KONI Papua, KKB Ancam Tanam Pohon Pisang di Stadion Mandala

JAYAPURA- Hingga pukul 12.00 WIT hari ini masyarakat dari Kampung Kayu Batu (KKB) masih menduduki kantor KONI Papua.

Belum terlihat satupun dari masyarakat adat ini untuk bergeser dari tempat duduk mereka tepatnya di. depan pintu masuk Kantor KONI Papua.

Terlihat juga di sekitar lokasi aparat kepolisian masih berjaga-jaga dengan ketat di luar Kantor KONI Papua dengan senjata lengkap.

Sambil berorasi masyarakat adat ini masih terus menyanyi lagu adat dengan bahasa ibu diiringi tabuhan tifa.

Adapula yang sambil tidur di atas lantai pintu masuk kantor KONI, terlihat juga ibu-ibu dan anak kecil yang ikut ambil bagian dalam aksi palang kantor KONI Papua ini.

Namun yang menarik dari aksi pemalangan dari masyarakat yang berasal dari KKB ini mereka mengancam akan menanam pohon pisang di Lapangan Stadion Mandala Jayapura.

“Kami akan tanam pohon pisang apabila tuntutan kami tidak terpenuhi oleh Pemprov Papua,” ucap Alex Pui ketika ditemui Ceposonline.com di sela-sela pemalangan kantor KONI Papua, Kamis (14/9) pagi.

Alex mengaku, Pemerintah Provinsi Papua harus segera membayar ganti rugi tanah Stadion Mandala Jayapura dan tanah yang dipakai untuk membangun kantor KONI Papua.

“Kami tidak akan pulang ke mampung sebelum Pemprov Papua bayar. Kami sepakat untuk tinggal dan tidur di kantor KONI Papua. Kami akan pakai fasilitas didalamnya,” tegas Alex Pui.

Alex mengaku, sudah gonta ganti Gubernur Papua sejak tahun 1962 hingga 2023 namun tidak ada penyelesaian atas tanah Stadion Mandala dan kantor KONI ini.

Padahal masyarakat adat sudah untuk kesekian kali dijanji oleh Pemprov Papua untuk mereka bayar, namun itu tidak terealisasi sampai sekarang ini.

“Waktu PON itu kita sempat mau palang, tetapi ada komunikasi dan janji manis Pemprov Papua untuk mereka segera selesaikan. Tetapi yang terjadi sampai hari ini tidak ada solusi baik dari Pemprov Papua,” terangnya.

Lanjut Alex, tidak ada lagi harga buka palang, yang ada pemerintah segera bayar sesuai apa yang menjadi tuntutan masyarakat adat dari Kampung Kayu Batu ini.

“Kami akan tinggal di sini, tetapi kami juga berikan batas waktu kepada Pemprov Papua segera bayar. Kalau tidak ada etikat baik, maka Lapangan Stadion Mandala akan kami tanam pohon pisang dan Kantor KONI Papua kami tempati,” pungkas Alex Pui. (*)

newsportal

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

2 hours ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

3 hours ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

4 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

5 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

6 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

7 hours ago