Menurut Aloysius, saat pihaknya mengajukan klaim tagihan ke Dinkes Kota Jayapura. Sempat ada permintaan perbaikan data lantaran belum lengkapnya persyaratan.
“Sembari kami lengkapi datanya dan ajukan kembali, Dinkes Kota malah sampaikan anggaran tahun 2023 sudah dikembalikan dan tidak bisa lagi membayar biaya pelayanan pasien Agustus-Desember 2023,” kata Aloysius.
Terkait dengan persoalan ini, Aloysius mengatakan perlunya duduk bersama antara Dinkes Kota dan pihak RSUD Jayapura untuk membicarakan kelanjutannya. Sebab, ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat.
“Untuk sementara jika belum ada kepastian dari Dinkes Kota maka kami hentikan sementara pelayanan pasien di RSUD Jayapura dengan jaminan Kartu Port Numbay Sehat. Sebab kami tak punya uang untuk membeli obat, bahan habis pakai dan segala kebutuhan rumah sakit,” ujarnya.
Menurut Aloysius, jika sudah ada pembahasan bersama terkait tunggakan Agustus hingga Desember. Pihaknya kembali melakukan pelayanan kepada masyarakat dengan Kartu Port Numbay Sehat. (fia/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…