

Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin bersama Jajaran Polda Papua dan Papua Barat saat jumpa pers pengembangan kasus penyelundupan senjata dan amunisi (Senmu) di Mapolda Papua, Selasa (11/3). (foto:Karel/Cepos)
Dari Pengungkapan Kasus Senjata dan Amunisi di Keerom
JAYAPURA – Buah sinergitas dan koordinasi antara empat polda yakni Polda Papua bersama Polda Papua Barat, Polda Jawa Timur, dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil mengungkap jaringan penyelundupan senjata dan amunisi yang rencananya akan disuplai kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya, Papua.
Kasus ini sebelumnya terungkap setelah pelaku YE yang merupakan eks prajurit Kodam XVII Kasuari ditangkap di Kabupaten Keerom beberapa hari lalu. Usai diamankan, YE kemudian “bernyanyi” dan menyebut beberapa sosok lainnya yang membantu menyediakan senjata api plus amusini. Operasi yang berlangsung sejak 6 hingga 9 Maret 2025 ini berhasil menangkap dan menetapkan 7 orang sebagai tersangka.
Dari tangan mereka, Polisi menyita sejumlah barang bukti termasuk senjata api, amunisi, serta peralatan pendukung lainnya. Kapolda Papua , Irjend Pol Patrige Renwarin kepada waratwan menjelaskan bahwa kasus ini diungkap bersama jajaran serta Polda Papua Barat, Polda Jatim dan Polda DIY mengungkapkan hasil pengembangan pihaknya menangkap 6 tersangka baru yakni Teguh Wiyono, Moch Herianto, Muhammad Kamaludin, Pujiono, Eko Sugiyono, dan Adi Pamungkas.
Sebelumnya Yuni Enumbi lebih dulu ditangkap. “Dengan demikian total tersangka dalam kasus penyelundupan senjata ini sebanyak 7 orang tersangka termasuk Yuni Enumbi (YE) yang ditangkap di Kabupaten Keerom saat hendak menyelundupkan senjata api dan amunisi ke KKB Puncak Jaya, pada, Kamis (6/3) lalu,” ungkap Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Patrige Renwarin saat jumpa pers di Mapolda Papua, Selasa (11/3).
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…