“Oleh karena itu saya minta Kementrian Pemuda dan Olahraga, Menko dan Wamenko untuk kita bicarakan. Karena persoalan utamanya adalah persoalan dana. Oleh karena itu, selain dana dari Pemda dan dana dana Otsus, harus dicari dana dana yang selain itu yaitu dari industri olahraga itu sendiri,” ungkapnya.
Wapres juga setuju perlu adanya ivent besar dan perlu dikelola secara profesional, hal ini sebagaimana yang sudah diterapkan di luar negeri dimana stadion dikelola orang yang profesional, dan diharapkan seperti itu.
“Bisa juga mengajak negara tetangga untuk menggunakan stadion ini, saya kira stadion semegah dan sebesar ini kita bisa manfaatkan dengan cara cara kreativitas yang tinggi,” pintanya. (fia/dil/wen)
Informasi yang diperoleh menyebutkan sekitar 18 ABK berada di tiga kapal tersebut. Dari laporan sementara,…
Wakil Ketua Komisi A DPRK Jayawijaya, Maximus Itlay,S.IP menyatakan setelah mendapatkan surat dari pimpinan DPRK…
egenda Persipura Jayapura, Fison Merauje menilai pertemuan sang juara bertahan Argentina dengan Spanyol merupakan sebuah…
Wakapolres Jayawijaya Kompol Albertus Mabel, S,IK, M.AP menyatakan meskipun konflik telah selesai namun tak bisa…
Ledakan terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan…
Merespons tragedi terbaru yang menewaskan seorang pemancing bernama Firman (22) pada, Selasa (14/7) dini hari,…