

Calon mahasiswa baru Universitas Cenderawasih saat ikut UTBK-JMSB di UPT Puskom Uncen, Selasa (10/6).
JAYAPURA-Universitas Cenderawasih (Uncen) mulai melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer Jalur Mandiri Seleksi Bersama (UTBK-JMSB) Tahun Akademik 2025 pada 10 hingga 14 Juni 2025.
Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Uncen, Dirk Runtuboi, menyampaikan bahwa jumlah peserta UTBK-JMSB tahun ini mencapai 3.822 orang. Peserta tersebar di beberapa lokasi ujian, baik di Jayapura maupun luar daerah.
“UTBK-JMSB 2025 ini dibuka untuk dua kategori penerimaan yaitu Reguler dan Non-Reguler,” jelasnya.
Tahun ini, Uncen juga membuka penerimaan mahasiswa Strata Satu ( S1) pada Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) yakni di Kampus Biak, dengan program studi sebagai berikut, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (FKIP), Hubungan Internasional (FISIP), Ilmu Kesehatan Masyarakat (FKM), Teknik Mesin (Fakultas Teknik), Sistem Informasi dan Ilmu Kelautan (FMIPA) dan Ilmu Hukum (Fakultas Hukum).
“Perkuliahan akan berlangsung penuh di Kampus Biak hingga selesai,” tegas Dirk.
Dirk menambahkan tahun 2025 Uncen menetapkan daya tampung mahasiswa sebanyak 5.200 orang. Dan berdasarkan Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2022, alokasi penerimaan mahasiswa dibagi untuk SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi minimal 20 persen, UTBK-SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes) minimal 40 persen, Jalur Mandiri (termasuk JMSB) maksimal 30 persen.
“Untuk saat ini untuk SNBP sudah 362 peserta yang telah membayar UKT, sementara SLSB (Mandiri) 452 mahasiswa lunas UKT. Sementara UTBK-SNBT 840 peserta yang diterima, tapi untuk proses registrasi dan pembayaran UKT berlangsung 2-30 Juni 2025,” jelas Dirk.
Page: 1 2
Wakil Papua, Persiker Keerom bergabung di grup K bersama Celebest FC, Perslotim Lombok Timur dan…
Bima Ragil mengatakan, dirinya hanya berada sekitar dua hari di Jombang sebelum kembali melanjutkan aktivitas…
Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…
Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…
‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…