

Aparat kepolisian saat mendatangi kamar korban tempat dimana ia disiram bensin dan dibakar oleh sang istri pada Minggu (8/3). Polisi saat ini telah mengamankan sang istri. (Foto: Istimewa)
Polisi Telusuri Dugaan Pelaku Lain
JAYAPURA – kejadian menghebohkan terjadi di wilayah Kotaraja. Seorang perempuan berinisial JY (31) tega membakar suaminya bernama Yoram (34) yang ketika itu sedang nginap disalah satu hotel di Kotaraja, Minggu (8/3). Pelaku diduga cemburu sehingga nekat melakukan aksi di luar dugaan tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi yang juga merupakan keluarga korban Maklon (31) mengatakan korban saat ini sudah sadar, namun kondisi masih di ruangan ICU RS Bhayangkara, Kotaraja.
“Korban masih dalam kritis di ruangan ICU. Hingga sekarang belum bisa bicara karena di bagian saluran pernafasan mengalami ganguan yang cukup serius akibat terkena asap dan api,” ungkap Maklon kepada Cenderawasih Pos, Selasa (10/3).
Korban diketahui akan menjalan operasi pada hari ini (Selasa, 10 Maret). Diketahui JY melakukan aksinya itu tidak sendirian tetapi bekerjasama dengan VT yang diduga kuat merupakan selingkuh pelaku. Saat ini VT diketahui sementara dalam pencarian anggota Polresta Jayapura Kota. Pihak keluarga, berharap pelaku segera ditangkap untuk dapat mempertangui jawabkan perbuatannya.
Secara adat, pelaku dan korban telah berstatus suami-istri tetapi belum sah secara agama. “Benar korban dan pelaku berstatus suami-istri tetapi belum nikah. Sudah tunangan,” ujarnya. Kejadian ini berawal, ketika saksi dan korban sedang beristirahat di hotel tersebur kemudian pelaku datang ke kamar korban dengan membawa satu botol air ukuran 600 ml yang berisikan bensin.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…