Untuk itu dia berharap para pemilik media, baik itu media sosial maupun media mainstream agar dapat menyampaikan informasi berlandas pada aturan yang ketat. Sehingga apa yang disampaikan oleh oknum masyarakat di media sosial ataupun media lainnya dengan mengunakan kata-kata yang tidak etis dapat tersaringkan dengan baik.
Tak hanya itu guru besar ilmu sosiologi itu berpendapat bahwa aparat penegak hukum dapat mengambil langkah-langkah tegas bagi oknum masyarakat yang selalu menyebarkan informasi yang tidak ber etika. Hal ini dilakukan demi terjaganya budaya sopan santun di tengah masyarakat.
Lanjutnya mengatakan, silahturahmi antara pemerintah dan masyarakat harus tetap terjaga. Karena itu, pemerintah dan harus sering memberikan sosialisasi terkait dengan bagaimana bermedia yang baik, benar dan sopan kepada masyarakat.
“Bagaimana cara bermedia baik, benar dan sopan itu juga harus disampaikan kepada masyarakat,” ujarnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…
SMAN 4 Jayapura mulai mempersiapkan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027…