Untuk itu dia berharap para pemilik media, baik itu media sosial maupun media mainstream agar dapat menyampaikan informasi berlandas pada aturan yang ketat. Sehingga apa yang disampaikan oleh oknum masyarakat di media sosial ataupun media lainnya dengan mengunakan kata-kata yang tidak etis dapat tersaringkan dengan baik.
Tak hanya itu guru besar ilmu sosiologi itu berpendapat bahwa aparat penegak hukum dapat mengambil langkah-langkah tegas bagi oknum masyarakat yang selalu menyebarkan informasi yang tidak ber etika. Hal ini dilakukan demi terjaganya budaya sopan santun di tengah masyarakat.
Lanjutnya mengatakan, silahturahmi antara pemerintah dan masyarakat harus tetap terjaga. Karena itu, pemerintah dan harus sering memberikan sosialisasi terkait dengan bagaimana bermedia yang baik, benar dan sopan kepada masyarakat.
“Bagaimana cara bermedia baik, benar dan sopan itu juga harus disampaikan kepada masyarakat,” ujarnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…
Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…
Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…
Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Irwanto F. Halitopo, mengatakan keberadaan kapal tersebut memiliki peluang untuk…