Untuk itu dia berharap para pemilik media, baik itu media sosial maupun media mainstream agar dapat menyampaikan informasi berlandas pada aturan yang ketat. Sehingga apa yang disampaikan oleh oknum masyarakat di media sosial ataupun media lainnya dengan mengunakan kata-kata yang tidak etis dapat tersaringkan dengan baik.
Tak hanya itu guru besar ilmu sosiologi itu berpendapat bahwa aparat penegak hukum dapat mengambil langkah-langkah tegas bagi oknum masyarakat yang selalu menyebarkan informasi yang tidak ber etika. Hal ini dilakukan demi terjaganya budaya sopan santun di tengah masyarakat.
Lanjutnya mengatakan, silahturahmi antara pemerintah dan masyarakat harus tetap terjaga. Karena itu, pemerintah dan harus sering memberikan sosialisasi terkait dengan bagaimana bermedia yang baik, benar dan sopan kepada masyarakat.
“Bagaimana cara bermedia baik, benar dan sopan itu juga harus disampaikan kepada masyarakat,” ujarnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
"Untuk penumpang yang turun dari KM Dorolonda hari ini sebanyak 1.337 orang. Sedangkan data penumpang…
Meski resmi dibuka beberapa catatan penting yang dapat dipetik dari hasil mediasi dari kedua belah…
Humas Kantor SAR Jayapura, Silvia Yoku, mengatakan pencarian telah dilakukan hingga mendekati perairan perbatasan Papua…
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran dan keluhan dari para pengendara serta warga sekitar yang melewati jalan…
Penjabat (P) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, mengatakan bahwa dalam konflik tersebut ternyata…
Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samomsabra, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil Mitsubishi Triton warna…