

Aktivitas di RSUD Jayapura pada Senin (25/8). Menyikapi situasi di rumah sakit, Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni akan kunjungi RSUD Jayapura. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Setelah cukup lama ditunggu respon pemerintah atas situasi di RSUD Jayapura terkait habisnya beberapa obat yang salah satunya adalah obat kanker, akhirnya pada Selasa (9/9) pemerintah memberikan jawaban. Kondisi itu segera disikapi usai kunjungan. Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni akan mengecek langsung ke RSUD Dok II.
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Suzana D Wanggai menyampaikan, Pj Gubernur Papua akan mengunjungi RSUD Jayapura sepulang dari bertugas di luar daerah.
“Pj Gubernur Papua akan berkunjung melihat situasi pelayanan di rumah sakit. Kami juga sudah melaporkan kondisi rumah sakit kepada gubernur,” kata Suzana kepada Cenderawasih Pos, Selasa (9/9).
Dan setelah kunjungan itulah barulah pihaknya akan memikirkan solusi apa yang bisa diberikan. “Akan kita lihat dulu, baru kemudian kita duduk bersama dengan teman-teman dari Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura untuk mencari solusi yang terbaik untuk rumah sakit tersebut,” ujarnya.
Suzana juga mengatakan bahwa bahan habis pakai dan obat-obatan yang sering mengalami kekosongan, serta kendala lainnya akan menjadi perhatian pemerintah.
“Yang terpenting adalah pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, jangan sampai pelayanan terganggu dengan adanya kekurangan tersebut,” katanya.
Page: 1 2
Dewan Pengurus Partai Golkar Papua Selatan melakukan percepatan melakukan konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.…
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…